- iklan atas berita -

 

MetroTimes (Surabaya) — Tim mahasiswa dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga (FEB UNAIR) berhasil meraih pendanaan dalam Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) 2025 yang diselenggarakan oleh Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) Republik Indonesia.

Tim tersebut, terdiri dari :

1. Fionna Nur Illahi – Ekonomi Islam 2022 (Ketua Tim)

2. Nur Maulida Al Badriyah – Ekonomi Islam 2022

ads

3. Mutiara Rahma Cahyani Warli – Ekonomi Islam 2022

4. Mu’alim Syifa’ Al Qulubi – Ekonomi Islam 2022

Mereka mengembangkan Tautan Rasa Jewelry, perhiasan berbahan dasar bunga hidup yang hampir layu, yang kemudian di abadikan menjadi liontin gelang dengan makna simbolis. Gagasan ini lahir dari mata kuliah Kewirausahaan Bisnis Islam.

“Ini tahun ketiga kami mencoba P2MW. Setelah dua kali gagal, akhirnya usaha kami berbuah manis. Kuncinya adalah keseriusan dalam mengembangkan bisnis secara nyata—mulai dari branding, storytelling, hingga strategi penjualan,” ujar Fionna.

Proses seleksi dimulai dari sosialisasi tingkat fakultas dan universitas. Setelah mendapat bimbingan dari dosen pembimbing Dr. Tri Siwi Agustina, SE., M.Si., proposal mereka berhasil lolos seleksi internal UNAIR bersama 11 tim lainnya. Dari situ, lima tim UNAIR akhirnya mendapat pendanaan nasional, termasuk Tautan Rasa.

Meski baru berjalan 5 bulan, Tautan Rasa telah menunjukkan progres signifikan. Selain mencatatkan omzet dua digit, mereka juga menjangkau pasar luar kota lewat Instagram, serta tampil perdana di Bazar FEB UNAIR yang disambut antusias oleh mahasiswa dan dosen lintas fakultas.

Dalam usahanya, Tautan Rasa mengusung konsep “memperpanjang hidup bunga layu” yang tidak hanya membawa keindahan visual, tapi juga makna. Setiap bunga yang digunakan melambangkan harapan, semangat, atau keberanian—menjadikan perhiasan ini sebagai simbol yang mendalam dan layak diberi sebagai hadiah penuh makna.

Prestasi ini menjadi bukti bahwa mahasiswa FEB UNAIR mampu menghadirkan inovasi dari hal sederhana, dan memanfaatkannya menjadi bisnis kreatif bernilai ekonomi tinggi. P2MW tidak hanya memberi dana, namun juga pendampingan untuk memperkuat keberlanjutan usaha mahasiswa. Program ini turut mendukung upaya FEB UNAIR dalam mencetak wirausahawan muda yang mampu berkontribusi pada pembangunan ekonomi kreatif di Indonesia.

(nald)