
MetroTimes (Surabaya) – Momentum Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah/2026 M dimaknai secara istimewa oleh Masyarakat Anti Korupsi Indonesia Jawa Timur (MAKI Jatim). Ketua MAKI Jatim, Heru Satriyo, menyampaikan bahwa perayaan kurban tahun ini menjadi sangat spesial karena MAKI Jatim menerima amanah bantuan satu ekor sapi kurban dari Ibunda Gubernur Jawa Timur.
Menurut Heru, bantuan tersebut menjadi bentuk dukungan moral sekaligus penguatan semangat bagi MAKI Jatim dalam menjalankan peran sosial dan pengawasan publik di Jawa Timur.
“MAKI Jatim secara kelembagaan untuk Lebaran Idul Adha 1447 H tahun 2026 Masehi ini dirasakan menjadi sangat spesial dan istimewa karena baru tahun 2026 ini Ibunda Gubernur Jawa Timur mengamanahkan satu ekor sapi bantuan khusus untuk MAKI Jawa Timur,” ujar Heru Satriyo.
Tidak hanya melaksanakan penyembelihan dan distribusi hewan kurban, MAKI Jatim juga menggandeng komunitas ojek online wanita WATASA yang dipimpin Mbok Ma, serta sejumlah komunitas ojol perempuan lainnya. Kolaborasi tersebut difokuskan pada pendistribusian daging kurban kepada para pengemudi ojol wanita di Surabaya dan sekitarnya.
Heru menjelaskan, kegiatan sosial ini merupakan bentuk kepedulian bersama terhadap para pekerja sektor informal yang selama ini menjadi bagian penting dalam aktivitas masyarakat sehari-hari.
“Lebih dirasa spesial karena untuk Idul Adha 1447 H ini, MAKI Jatim melakukan kolaborasi positif dengan komunitas Ojol WATASA pimpinan Mbok Ma yang juga menggandeng beberapa komunitas ojol wanita lainnya, terutama dalam distribusi daging kurban untuk para ojol,” katanya.
Selain pembagian daging kurban, MAKI Jatim juga memberikan bantuan susu kepada para ojol wanita sebagai bentuk dukungan kesehatan. Masing-masing penerima mendapatkan dua pack susu guna membantu menjaga daya tahan tubuh di tengah aktivitas kerja yang padat.
Menurut Heru, kegiatan sosial tersebut sekaligus menjadi jawaban atas berbagai isu negatif dan hoaks yang sempat diarahkan kepada dirinya di media sosial. Ia menegaskan bahwa MAKI Jatim memilih menjawab berbagai tudingan dengan aksi nyata yang bermanfaat bagi masyarakat.
“Ditengah isu negatif berbasis hoax yang diarahkan media sosial langsung kepada Ketua MAKI Jatim, Heru Satriyo, MAKI Jatim menjawab dengan aksi luar biasa dalam distribusi daging kurban serta mendapatkan lapisan penguatan isu berkenaan dengan dukungan dari Ibunda Gubernur Jawa Timur yang menyerahkan amanah bantuan sapi satu ekor kepada MAKI Jatim,” tegasnya.
Dalam momentum Idul Adha kali ini, Heru juga mengajak masyarakat untuk memaknai nilai pengorbanan sebagaimana keteladanan Nabi Ibrahim AS. Menurutnya, semangat pengorbanan harus menjadi dasar dalam perjuangan sosial, termasuk dalam menjaga komitmen pemberantasan korupsi di Jawa Timur.
Ia menilai, perjuangan tidak akan pernah lepas dari pengorbanan dan keikhlasan dalam mengemban amanah untuk kepentingan masyarakat luas.
“Pentingnya memahami pengorbanan ini menjadi narasi utama bahwa dalam frasa perjuangan, pengorbanan atas hal apapun dalam berjuang menjadi pelengkap murni artikulasi hikayat kehidupan yang sebenarnya, dan Allah SWT lewat Nabi Ibrahim AS memberikan orkestrasi tersebut di depan kita sebagai bekal untuk mengabdi dan memahami arti kehidupan yang sebenarnya,” ungkap Heru MAKI.
(nald)




