- iklan atas berita -

Metro Times (Purworejo) Kolam renang Arta Tirta Purworejo mengalami kerusakan instalasi air dan ditutup srlama lebih kurang 8 bulan, sejak Januari 2023. Hingga kini, kolam renang kebanggaan warga Purworejo itu belum beroperasi.

Pantauan di lokasi, kolam renang yang biasanya waktu sore hari atau hari Minggu ramai, saat ini terlihat sepi. Hanya ada satu dua orang penjaga kolam renang tersebut.

Pada kaca loket terpasang tulisan “Kolam Renang Arta Tirta tutup, Perawatan Air”.

Sejumlah pengunjung pun sempat kecewa dengan ditutupnya kolam renang tersebut. Salah satunya Dina Riana, seorang perempuan asal Kecamatan Loano.

“Saya datang ke sini karena dua anak saya meminta berenang. Namun, anak-anak harus kecewa karena kolam renang Arta Tirta masih tutup, entah ini yang keberapa kali saya kecele, karena beberapa kali ke sini selalu tutup,” katanya, Selasa (22/8).

ads

Ibu dua anak itu berharap kolam renang Arta Tirta dapat segera diperbaiki.

“Saya warga Loano lebih dekat mengajak anak-anak berenang ya di sini (Arta Tirta – red). Saya keberatan kalau harus berenang di Kedung Kebo di belakang Komplek Raider 412, terlalu jauh,” sebutnya.

Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Dinporapar) Kabupaten Purworejo, Stephanus Aan Isa Nugraha, saat sikonfirmasi membenarkan bahwa kolam renang Artha Tirta tutup sejak Januari 2023.

“Ada kerusakan instalasi cukup parah, awalnya kami kira kerusakan pompa air. Atas saran dari legislatif dan eksekutif lebih baik instalasi diperbaiki semua, mengingat dari tahun 1986 instalasi kolam renang Arta Tirta belum pernah diperbaiki,” jelas Aan.

Menurutnya, DPRD sudah mengalokasikan dana melalui APBD perubahan sebesar Rp300 juta. Pihaknya merencanakan segera memperbaikinya dan membutuhkan waktu sekitar satu bulan selesai.

“Tahun ini sekadar diperbaiki agar kolam renang Arta Tirta bisa segera dibuka kembali. Sedangkan untuk mempercantik perwajahan dilakukan tahun depan dengan DAK (Dana Alokasi Khusus),” ungkapnya. (Dnl)