- iklan atas berita -

 

MetroTimes (Surabaya) – Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya kembali menerima amanah besar dalam pelaksanaan Iduladha 1447 Hijriah. Tahun ini, masjid kebanggaan warga Jawa Timur tersebut menerima hewan kurban dari Presiden Republik Indonesia, jajaran Forkopimda Jawa Timur, organisasi perangkat daerah (OPD), hingga masyarakat umum untuk disembelih dan didistribusikan kepada warga yang membutuhkan.

Ketua Badan Pelaksana Pengelola (BPP) Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya, Dr. KH. M. Sudjak, M.Ag.

Ketua Badan Pelaksana Pengelola (BPP) Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya, Dr. KH. M. Sudjak, M.Ag., menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan yang terus diberikan kepada Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya dalam pengelolaan hewan kurban setiap tahunnya.

“Alhamdulillah tahun ini, tahun 1447 Hijriah, Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya masih tetap mendapatkan amanah dan kepercayaan, baik dari Presiden Republik Indonesia, Gubernur, Wakil Gubernur Jawa Timur, Sekdaprov, Kapolda, Pangdam, dan Forkopimda lainnya serta masyarakat Jawa Timur untuk menerima, menyembelih, dan mendistribusikan hewan kurban kepada masyarakat yang membutuhkan,” ujar KH. Sudjak.

Ia menjelaskan, Presiden Republik Indonesia kembali menyerahkan satu ekor sapi kurban berukuran besar dengan berat lebih dari satu ton. Selain itu, Gubernur Jawa Timur dan Wakil Gubernur Jawa Timur juga turut menyerahkan sapi kurban dengan bobot serupa.

ads

“Dari Presiden tahun ini memberikan satu sapi yang sangat besar, beratnya sekitar 1,1 ton. Gubernur Jawa Timur juga demikian, kurang lebih satu ton lebih. Begitu juga dari Wakil Gubernur serta Forkopimda dan OPD lainnya,” katanya.

Menurut KH. Sudjak, daging kurban nantinya akan diprioritaskan untuk masyarakat kurang mampu yang berada di sekitar kawasan masjid, khususnya di wilayah Kelurahan Pagesangan dan Menanggal. Distribusi dilakukan berdasarkan data warga dari masing-masing RT dan RW agar tepat sasaran.

“Untuk masyarakat sekitar, distribusinya melalui kelurahan. Kami meminta data dari ketua RW dan RT masing-masing, lalu nanti daging kurban akan kami drop ke dua kelurahan, yakni Jambangan dan Menanggal,” jelasnya.

Selain masyarakat sekitar, distribusi juga akan diberikan kepada yayasan, panti asuhan, dan lembaga sosial yang mengajukan permohonan resmi ke Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya. Pengajuan tersebut akan diverifikasi terlebih dahulu sebelum ditentukan jumlah bantuan yang diterima.

“Ada yang mengajukan dari Surabaya, Sidoarjo, sampai Gresik. Semua kita seleksi dan survei terlebih dahulu agar bantuan benar-benar tepat sasaran. Jumlah distribusinya nanti menyesuaikan kapasitas yang ada,” imbuhnya.

KH. Sudjak juga mengungkapkan bahwa sebagian masyarakat kini mulai memilih menyalurkan hewan kurban langsung ke daerah binaan yang dinilai lebih membutuhkan. Ia mencontohkan daerah nelayan di Pasuruan yang menjadi salah satu lokasi penyaluran kurban keluarga dan rekan-rekannya.

“Penurunan jumlah kurban bukan semata-mata karena kemampuan masyarakat menurun, tetapi karena banyak yang memilih berkurban langsung ke daerah binaan yang memang sangat membutuhkan,” terangnya.

Dalam proses pendistribusian, setiap paket daging kurban yang dibagikan memiliki berat sekitar 1,5 kilogram.

Terkait kekhawatiran masyarakat terhadap penyakit hewan, pihak Masjid Nasional Al-Akbar memastikan seluruh hewan kurban telah melalui pemeriksaan ketat bekerja sama dengan Dinas Peternakan Jawa Timur.

“Mulai H-5, setiap hewan yang datang langsung diperiksa tim medis dari Dinas Peternakan Jawa Timur. Setelah disembelih, organ-organ seperti hati juga diperiksa kembali untuk memastikan aman dikonsumsi,” tegas KH. Sudjak.

Ia pun mengimbau masyarakat agar tetap bijak dalam pengelolaan dan konsumsi daging kurban serta tidak mudah khawatir karena seluruh proses telah diawasi secara profesional oleh tenaga medis veteriner.

“Insya Allah aman karena semua hewan diperiksa secara ketat. Kami berharap masyarakat tetap tenang dan bijak dalam pengelolaannya,” pungkasnya.

(nald)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini
This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.
Captcha verification failed!
Skor pengguna captcha gagal. silahkan hubungi kami!