MetroTimes (Magelang) Hari ini, Kamis tanggal 19 Juli 2018 serentak di seluruh Indonesia telah diadakan nonton bareng (nobar) film ’22 Menit’ sesuai perintah dari Kapolri.
Tidak ketinggalan, Polres Magelang Kota juga menggandeng Instansi Negeri dan Swasta yang ada di Kota Magelang, serta para relawan, ormas dan pelajar yang ada di Kota Magelang untuk nobar film tersebut di Platinum Grand Artos Mall, Jalan mayjen Bambang Sugeng No. 1 Magelang, Kamis (19/7) pukul 16.00 sampai dengam selesai.
Dalam nobar film’22 Menit’ ini, dihadiri oleh Wakil Wali Kota Magelang, Dandim 0705/Magelang, Waka Polres Magelang Kota, Danyonarmed 3/105 Tarik, Kasdim 0705/Magelang, Forkopimda Kota Magelang, para PJU Polres Magelang Kota, Ketua Bhayangkari dan anggota Bhayangkari Polres Magelang Kota, perwakilan dari Yonarmed 11/76/GG/1/2 Kostrad, perwakilan Persit 0705/Magelang, FKUB, wartawan, relawan dan pelajar di Kota Magelang.
Film ’22 Menit’ ini sendiri adalah film yang menceritakan tentang tragedi Bom Tamrin Jakarta beberapa tahun lalu.
Di film tersebut juga menceritakan bahwa, Teroris melakukan kejahatannya tidak pandang bulu. Namun aksi-aksi dari Teroris tersebut akhirnya dapat dilumpuhkan oleh Polri dari Satuan Densus 88.
Salah satu perwakilan dari pelajar SMA Negeri 1 Kota Magelang yang tidak mau menyebutkan namanya mengatakan, dengan melihat film ’22 Menit’ ini kami baru tahu kalau menjadi seorang Polisi itu tugasnya tidak gampang. Nyawanya dipertaruhkan untuk keselamatam banyak orang. Apalagi yang namanya Teroris itu, dengan dalih agama, membunuh dihalalkan. Kami semua mendukung Kepolisian untuk memberantas teroris pokonya.
Wakil Walikota Magelang, Dra Windarty Agustina di sela-sela nobar juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kepolisian atas selama ini telah menjaga Negara Indonesia dari kekejaman para Teroris. Lewat film ’22 Menit’ ini kita semua lebih jelas tahu gimana kekejaman dari para Teroris itu sendiri. Membunuh dengan bom bunuh diri dan sasarannya juga tidak pandang bulu. Kami pokoknya mengutuk segala macam dengan terorisme.
“Saya mewakili masyarakat Kota Magelang mengutuk keras aksi terorisme di seluruh Indonesia. Kami juga mendukung Kepolisian untuk memberantas terorisme. Polri, masyarakat Kota Magelang selalu mendukungmu” jelas Wakil Walikota Magelang, Dra Windarty Agustina.
Aksi terorisme adalah kejahatan yang telah direncanakan sebelumnya. Diharapkan Kepolisian Republik Indonesia selalu waspada dan sigap untuk memberantas terorisme di Negara Indonesia. (Arif)




