- iklan atas berita -

Metro Times (Purworejo) Siswa SMK TI Kartika Cendekia (KC) Purworejo unjuk kreativitas dalam ajang ArtTIKC 2019 di sekolah setempat selama empat hari, Rabu-Sabtu (2-5/12). Menariknya, ada kolaborasi antara seni dan teknologi dalam sejumlah kegiatan serta karya yang ditampilkan.

ArtTIKC mengangkat tema filosofi luhur kebudayaan Jawa, yakni Memayu Hayuning Bawana yang berarti memperindah keindahan dunia. Relevan dengan tema itu, siswa juga mengemas lokasi kegiatan dengan pernak-pernik dekorasi khas Jawa yang menarik.

“Ini sebenarnya kegiatan gelar karya siswa yang biasanya diadakan akhir semester, tetapi yang sudah-sudah siswa jadi tidak fokus untuk ujian semester demi menyiapkan kegiatan. Jadi tahun ini kita adakan pada awal semester. Kegiatan diprakarsai siswa, sedangkan guru hanya mendampingi,” kata Agustina Bintarti SPd, Guru Kesenian selaku pendamping kegiatan, Jumat (4/1).

Selama 4 hari penyelenggaraan, sederatan acara berlangsung meriah di ruang pertunjukan dan sejumlah ruang kelas sekolah. Beberapa di antaranya yakni Pentas Seni perwakilan kelas, Pemilihan Bagus Roro SMK TI KC mengenakan kostum adat Jawa, dan lomba selfie di lokasi spot foto khusus. Di bidang teknologi, berbagai workshop diadakan, seperti videografi dan fotografi, pembuatan iklan layanan masyarakat, dan database.

Sementara untuk pameran, siswa menampilkan stand kuliner, karya seni lukis, fotografi, dan kerajinan tangan. Ada pula berbagai inovasi teknologi seperti aplikasi/software untuk pemilihan ketua OSIS yang diberi nama Pilketos, alat sensor elektronik untuk mendeteksi suara atau warna, dan roket air.

ads

“Ada kolaborasi antara seni dengan kompetensi unggulan di sekolah ini, yakni teknologi. Tahun ini kita angkat tema Memayu Hayuning Bawana, jadi semua konten acara kita beri sentuhan budaya Jawa,” ujar Novianna Anggitha Pramesti, siswa Kelas XI Multimedia yang menjadi ketua panitia.

Kreativitas dan inovasi siswa dalam ArtTIKC mendapat apresiasi dari Kepala SMK TI KC, Agus Setya Ardiyanto AMd. Terlebih, banyak nilai atau karakter positif melalui tema yang diangkat. Selain menjadi ajang mengasah keterampilan, ArtTIKC sekaligus meningkatkan kecintaan siswa terhadap budaya lokalnya.

“Dengan kegiatan ArtTIKC ini, kami berharap siswa bisa terus menumbuhkan semangat dan mentalnya untuk berkarya,” ungkapnya. (Daniel)