
MetroTimes (Jakarta) – Menteri Keuangan (Menkeu) Suahasil Nazara menegaskan komitmennya untuk melanjutkan pengelolaan keuangan negara secara kredibel, dengan memastikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tetap mampu menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi sekaligus menjaga stabilitas nasional.
Pernyataan tersebut disampaikan Suahasil dalam konferensi pers seusai pelantikan di Gedung Djuanda I, Kementerian Keuangan, Senin (14/9).
Suahasil mengatakan, Presiden memberikan arahan agar dirinya melanjutkan tugas sebagai Menteri Keuangan hingga berakhirnya masa Kabinet Merah Putih 2024–2029. Amanah tersebut, menurutnya, akan dijalankan dengan fokus utama menjaga kesehatan dan kredibilitas keuangan negara.
“Dapat tugasnya adalah menjaga keuangan negara, memastikan keuangan negara kita akan terus menjadi APBN yang menumbuhkan, APBN yang menstabilkan ekonomi kita, [dan] bermanfaat paling maksimal untuk masyarakat Indonesia secara keseluruhan,” ujar Suahasil.
Ia menjelaskan, APBN memiliki peran penting dalam menggerakkan berbagai aktivitas ekonomi. Dampaknya tidak hanya berasal dari belanja pemerintah, tetapi juga melalui konsumsi masyarakat, investasi, hingga aktivitas ekspor.
Karena itu, pengelolaan keuangan negara harus dilakukan secara optimal agar setiap kebijakan fiskal mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus mendukung keberlanjutan pertumbuhan ekonomi.
Suahasil juga menekankan pentingnya menjaga kepercayaan publik terhadap Kementerian Keuangan. Menurutnya, kesinambungan pekerjaan dan koordinasi seluruh jajaran menjadi bagian penting dalam memastikan tugas pengelolaan keuangan negara berjalan dengan baik.
“Kita lanjutkan pekerjaan kita masing-masing dan kita buat Kementerian Keuangan yang kredibel, yang bisa dipercaya, yang membanggakan bagi seluruh masyarakat Indonesia,” tegasnya.
Dengan dimulainya kembali kepemimpinan Suahasil di Kementerian Keuangan, pemerintah memastikan pelaksanaan tugas pengelolaan keuangan negara terus berjalan. APBN diharapkan tetap menjadi instrumen strategis untuk menjaga stabilitas sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan manfaat pembangunan bagi masyarakat.
Kementerian Keuangan bersama seluruh jajaran akan melanjutkan pelaksanaan program dan kebijakan fiskal sesuai mandat pemerintah, dengan tetap mengedepankan kredibilitas, efektivitas, serta manfaat bagi masyarakat Indonesia.
(nald)









