
MetroTimes (Magelang) (TMMD) Kota Sejuta Bunga bila sudah musim hujan rawan sekali dengan datangnya bencana alam, seperti lahar dingin, tanah longsor dan lain lain. Bila hujan turun membuat hati resa keluarga kecil Bapak Medi (65), Rt 03 Rw 09 Desa Sanggraham Legok Kelurahan Wates, Magelang utara perbatasan dengan Magelang Tengah.
Bagaimana tidak membuat resah, sebelah kiri rumah Bapak Medi adalah tebing tinggi yang rawan longsor menimpa rumahnya. Bila nanti hujan turun tidak lagi membuat resah Bapak Medi sekeluarga, dikarenakan tebing tinggi sebelah rumahnya yang berjarak 1,5 meter dibuat talut setinggi 5 meter oleh anggota TNI yang tergabung dalam satuan tugas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung ke 102.
TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung yang ke 102 ini diadakan di wilayah binaan Koramil 01/Magelang Tengah di Desa Sanggrahan Legok yang berbatasan langsung dengan wilayah Koramil 23/Magelang Utara melibatkan langsung tenaga kerja dari anggota TNI. Tiap-tiap Koramil 1 orang sejumlah 24 Koramil dan warga 10 orang. Sasaran utama adalah pembuatan talut setinggi 5 meter dan panjang 51 meter. Pengerjaan dipimpin langsung oleh Danramil 01/Magelang Tengah Bapak Mayor Czi Suharto.
Bapak Medi sekeluarga sangat senang sekali dengan diadakannya program TMMD ini. Karena TNI sangat peduli dengan lingkungan, kesehatan dan keselamatan masyarakat kecil. Karena tebing tinggi di atas rumah bapak Medi sangatlah rawan longsor bila hujan datang.
“Sekian lama berharap kepada pemerintah agar tebing di sebelah rumahnya di buatkan talut agar tanah tidak longsor dan menimpa rumahnya. Harapan sekarang sudah terlaksana karna Bapak-bapak anggota TNI berkerja sama membangun talut yang kokoh dan diharapkan bisa mencegah terjadinya longsor. Terimakasih kepada anggota TNI dan semoga program TMMD sukses selalu” terang Bapak Medi. (Arif)




