- iklan atas berita -
Metro Times (Surabaya) – Seminar kegiatan Kutus – Kutus menghadirkan keajaiban penyembuhan alami. Diadakan di Hotel Mercure Mirama Surabaya, Sabtu (25/2).
Pengobatan tradisional kian digemari masyarakat, sebab pengobatan ini bersumber dari tumbuh-tumbuhan yang tidak memiliki efek samping negatif. Salah satunya minyak Kutus-kutus, obat alami yang mampu menyembuhkan 70  penyakit.
Xirfasius Bambang Prawoto  owner dan pencipta  Kutus Kutus menjelaskan, sudah 70 macam penyakit berhasil disembuhkan dengan obat alami ini. Mulai dari Jantung, strok, diabetes, Parkinson, fertigo, saraf terjepit, penyakit di tulang, insomnia hingga penyakit lainnya.
“Kutus – kutus adalah obat luar yang cukup dibalurkan setiap mau tidur di daerah yang sakit, jadi tidak perlu diminum, suntik, apalagi operasi,” ucapnya.
Untuk meracik obat minyak Kutus kutus, Bambang memakai murni dari semua unsur tumbuh-tumbuhan, yaitu akar-akaran, batang-batangan, daun-daunan, seperti pala, jahe, daun sirih dan lainnya, bahkan ada sebagian yang impor seperti jinten hitam, daun ashitaba, daun neem, angelika dan gaharu. Total ada 49 jenis kandungan tumbuhan yang dipakai Kutus-kutus menghasilkan keajaiban penyembuhan dari alam.
Fungsi obat ini, lanjut Bambang, mampu mengaktifkan energi tubuh secara otomatis, sehingga mampu memperbaiki kekebalan  dan kesehatan tubuh.
Diakui Bambang, saat ini di seluruh daerah di Indoneaia sudah banyak yang memasarkan obat tersebut. Mulai dari skala distributor, depo maupun reseller. Bahkan sudah masuk pasar Asean, Australia dan Amerika. Pabriknya sendiri berada di Gianyar Bali.
Terdapat 4 macam obat yang ditawarkan Bambang, Minyak  dua macam, dan sabun dua macam. Sementara untuk harganya mulai dari Rp230 ribu hingga Rp350 ribu tiap obatnya.
“Terakhir kita mampu jual 42 ribu obat dalam 1 bulan,” pungkas Bambang. (nald).

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

The reCAPTCHA verification period has expired. Please reload the page.
Captcha verification failed!
Skor pengguna captcha gagal. silahkan hubungi kami!