
Metro Times (Purworejo)-Kabupaten Purworejo memperoleh bantuan Program Inpres Percepatan Air Minum tahun 2024 senilai Rp41 miliar. Bantuan pemerintah pusat itu dimanfaatkan untuk membangunan jaringan pipa sepanjang 331 km untuk pemasangan sebanyak 5.596 sambungan rumah.
“Walau pun cuaca hujan tapi pemasangan pipa terus berjalan. Rencananya awal tahun 2025 bisa dilaunching,” kata Direktur Perumda Air Minum Tirta Perwitasari Purworejo, Wahyu Hermawan, Senin (30/12).
Herwaman menerangkan proyek ini ditargetkan untuk pemasangan 5.596 sambungan rumah yang tersebar di wilayah Kecamatan Butuh, Grabag, Kutoarjo, Kemiri serta Kecamatan Pituruh. Pemasangan itu kini sudah tuntas 100 persen dan sejak pertengahan Desember lalu sudah dilakukan uji alir.
“Untuk pemasangan sudah selesai semua, saat ini memasuki tahap maintenance atau pemeliharaan. Tinggal perapian dan yang agak lama itu tahap tapping dan uji alir,” kata Hermawan lagi.
Menurutnya, tahap pemilihan berlangsung selama 90 hari sejak pertengahan Desember lalu. Disela tahap pemeliharaan, Perumda Tirta Perwitasari akan melakukan uji alir secara bertahap.
“Uji alir ini dilakukan untuk memastikan seluruh sambungan rumah air mengalir dengan baik. Karena jumlahnya banyak, nanti setelah uji alir akan ketahuan. Uji alir ini kita lakukan dengan tekanan besar,” ujarnya.
Setelah uji alir tuntas, lanjut Hermawan, 5.596 rumah yang telah terpasang jaringan pipa itu akan resmi menjadi pelanggan Perumda Air Minum Tirta Perwitasari Purworejo, untuk selanjutnya pihaknya akan mengeluarkan rekening pelanggan.
Sebagaimana diketahui, proyek ini digelontorkan untuk membantu kebutuhan air bagi masyarakat di daerah tersebut. Hermawan memastikan bahwa penerima bantuan sambungan rumah gratis ini adalah rumah tangga.
Ia menambahkan, setelah proyek tersebut dilaunching Kementerian akan melakukan penyerahan kepada pemerintah daerah melalui Balai Permukiman Prasaran Wilayah, Provinsi Jawa Tengah.
“Proyek ini Kementerian yang melaksanakan, maka setelah launching akan diserahkan ke provinsi lalu ke kabupaten. Selanjutnya pemerintah kabupaten akan menyerahkan kepada Perumda Air Minum Tirta Perwitasari sebagai penerima terakhir,” pungkasnya.(tyb)




