
MetroTimes (Magelang) TMMD Reguler ke-102 tahun 2018 yang akan dilaksanakan di Desa Gandusari, Kecamatan Bandongan, Kabupaten Magelang, yang akan dibuka pada tanggal 10 Juli 2018, disambut antusias oleh masyarakat Bandongan. Hal ini dikarenakan nantinya masyarakat akan menikmati hasil dari pelaksanaan TMMD Reguler ke-102 tahun 2018 ini.
Pada TMMD Reguler 2018 ini, ada beberapa sasaran yang akan dilaksanakan, diantaranya, pembuatan jambanisasi, RTLH, saluran air, sandaran air dan pembuatan jalan rabat beton sepanjang 1 (satu) kilo meter lebih.
Sebelum TMMD Reguler dimulai, telah dilaksanakan Pra TMMD Reguler terlebih dahulu, yaitu pembuatan jambanisasi di 16 titik, dengan rincian 13 titik bantuan dari Dinas Kesehatan, 2 dari Bank Pasar dan 1 dari PLN.
Salahsatu pasangan suami istri yang menerima bantuan jambanisasi yaitu Toyibun dan Mut Rofiah (46) warga Campursari B Rt 04 Rw 01 Desa Gandusari Kecamatan Bandongan sangat senang sekali. Dirinya tidak menyangka kalau keluarganya akan mendapat bantuan jambanisasi dari Pemerintah.
Mut Rofiah (46), Ibu 3 anak yang keseharian membuat besek ini senangnya bukan main. Menurutnya, kalau hari ini seperti mimpi. Karena pada hari ini, rumahnya didatangi rombongan Komandan Kodim 0705 Magelang yang mau melihat pengerjaan jambanisasi.
“Siapa yang tidak akan senang, rumah jelek seperti saya dimasuki Komandan Tentara” terang Mut Rofiah sambil membuat anyaman besek.
Mut Rofiah yang penghasilannya tidak menentu karena hanya mengandalkan membuat besek, ingin kalau anak yang terakhir bisa menjadi seorang Tentara. Menurutnya, kalau nanti anaknya bisa menjadi Tentara, tentunya anaknya nanti bisa menolong orang banyak. Seperti halnya sekarang ini, keluarganya dapat bantuan dari para Tentara.
Komandan Kodim 0705/Magelang Letkol Arm Kukuh Dwi Antono SIP yang didampingi oleh Pasi Bhakti Korem 072/Pamungkas, Pasiter Kodim 0705/Magelang, Danramil Bandongan, Babinsa dan Bhabinkamtibmas Desa Gandusari mengatakan, dirinya mendatangi rumah Bapak Toyibun atau Ibu Mut Rofiah adalah dalam rangka meninjau bagaimana hasil dari pembuatan jambanisasi yang dilaksanakan oleh anggotanya. Dandim merasa mempunyai tanggung jawab kepada yang membantu jambanisasi ini yaitu, Dinas Kesehatan, Bapas dan PLN. Lha kalau sudah meninjau dan melihat secara langsung seperti ini kan saya bisa laporan nantinya.
“Kedatangan kami semua untuk meninjau, dan alhamdulillah pengerjaan jambanisasi sudah selesai” jelas Dandim Magelang Letkol Arm Kukuh Dwi Antono SIP, Jumat (6/7).
Dandim Magelang juga memberi apresiasi yang tinggi kepada Ibu Mut Rofiah yang keseharian membuat besek. Menurutnya, Ibu Mut Rofiah adalah Ibu yang kuat. Dimulai dari memotong pohon bambu sendiri, sampai menganyam membuat besek sendiri dan dijual jual sendiri pula. Jarang sekarang ada orang seperti Ibu Mut Rofiah soalnya. Apalagi anaknya bercita-cita ingin menjadi TNI. Semoga nantinya apa yang dicita-citakan menjadi kenyataan. (Arif)




