
Metro Times (Magelang) Pembinaan Pramuka sebagai pembentukan karakter disetiap siswa dan siswi yang ada di masing-masing sekolah se Kecamatan Bandongan, sangat penting pendidikan kepramukaan sebagai wadah pembangunan, kepribadian dan ketrampilan hidup, serta penguatan Nation and Character Building bagi setiap siswa, Sabtu (1/9).
Dalam upacara pembukaan lomba tingkat penggalang dan siaga dalam kepramukaan di tingkat Kecamatan Bandongan, pada pukul 08.00wib, dipimpin langsung oleh Sekertaris Kecamatan Bandongan (Sekcam) Rohmad Zani SSos sebagai Pembina Upacara, mewakili Camat Bandongan.
Kegiatan ini juga dihadiri langsung oleh Kapolsek Bandongan Polres Magelang Kota AKP Gede Mahardika, para pembina atau Guru masing-masing.
“Jadikan momentum pembinaan lomba kepanduan, menciptakan ketrampilan serta kwalitas di setiap siswa untuk menjadi generasi yang mandiri” terang Rohmad Zani SSos, selaku Pembina Kwarcab Bandongan.
Sebagai suplement serta pewarna dalam kegiatan lomba antar tingkat siaga dan penggalang, menampilkan kreasi serta seni drumband dari SD IT Bandongan, mencerminkan keseriusan pemerintah dalam hal ini, Kecamatan Bandongan untuk terus menciptakan kader generasi muda yang cerdas serta trampil, dengan melalui siswa-siswi Pramuka yang ada di setiap sekolah baik tingkat SD/MI maupun SMP sederajat.
103 regu pramuka, siap tampil di lapangan Banyuwangi Kecamatan Bandongan, untuk mengikuti lomba kepanduan tingkat siaga serta penggalang, dengan macam perlombaan, pionnering, lomba PBB, serta yel-yel maupun ketrampilan lainya. Setiap regu merupakan bentuk upaya dari pembina pramuka untuk mengukur kesiapan dan kelincahan setiap regu pramuka tersebut.
Irma yulianti (8) salah satu siswi pramuka mengaku bahwa lomba antar siaga dan penggalang menjadikannya bisa bertukar pengalaman tentang kepanduan.
Serma Abdul Aziz selaku pembina pramuka dari Instansi Koramil 03/Bandongan Kodim 0705/Magelang, mengharapkan kepada siswa-siswi penggalang dan siaga, untuk terus mengembangkan bakat kepanduan di masing-masing sekolah, agar nantinya menjadi tolak ukur sebagai generasi yang pintar dan berkepribadian luhur. (Arif)




