- iklan atas berita -

MetroTimes(Sleman)-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman melalui Dinas Perhubungan (Dishub) resmi memulai program penguatan infrastruktur penerangan jalan di tingkat padukuhan dengan memasang 3.726 titik Alat Penerangan Jalan (APJ) yang dijadwalkan mulai dikerjakan secara serentak pada Juli 2026.

Program tersebut menjadi salah satu langkah strategis Pemerintah Kabupaten Sleman dalam meningkatkan keselamatan, keamanan, serta kenyamanan masyarakat melalui kebijakan bertajuk “Sleman Dalane Alus lan Padang”, yang berfokus pada pemerataan pembangunan infrastruktur dasar hingga ke wilayah padukuhan.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Sleman, Heri Kuntadi, mengatakan seluruh lokasi pemasangan telah dipetakan berdasarkan usulan masyarakat dan hasil survei lapangan sehingga pelaksanaan dapat dilakukan secara tepat sasaran.

“Seluruh titik pembangunan APJ di tiap padukuhan telah teridentifikasi dengan jelas. Saat ini kami memasuki tahap pelaksanaan kontrak. Kami memproyeksikan durasi pengerjaan di lapangan berlangsung sekitar tiga bulan ke depan,” ujar Heri Kuntadi, Jumat (3/7/2026) via WA.

Anggaran APJ Rp21,1 Miliar APBD Sleman 2026

ads

Untuk merealisasikan program tersebut, Pemerintah Kabupaten Sleman mengalokasikan anggaran sebesar Rp21,1 miliar yang bersumber dari APBD Kabupaten Sleman Tahun Anggaran 2026.

Distribusi lampu penerangan dilakukan berdasarkan tingkat kebutuhan di masing-masing padukuhan. Setiap paket pekerjaan terdiri atas lima titik pemasangan APJ, sehingga pelaksanaan dapat berjalan lebih efektif dan terukur.

Menurut Heri, spesifikasi infrastruktur yang digunakan masih mengacu pada standar teknis yang telah diterapkan pada tahun sebelumnya karena dinilai memiliki tingkat keandalan yang baik.

“Kami menggunakan lampu konvensional dengan tiang setinggi lima meter yang dilengkapi KWH meter mandiri. Kebijakan ini diambil agar beban operasional listrik dapat dikelola secara terpusat oleh Pemerintah Kabupaten sehingga tidak membebani masyarakat,” jelasnya.

Wujud Komitmen Bupati Sleman Harda Kiswaya

Program pemasangan ribuan APJ ini merupakan bagian dari komitmen Bupati Sleman Harda Kiswaya dalam menghadirkan pelayanan publik yang merata hingga tingkat padukuhan.

Melalui program “Sleman Dalane Alus lan Padang”, pemerintah daerah tidak hanya berfokus pada pembangunan jalan yang berkualitas, tetapi juga memastikan lingkungan permukiman memiliki penerangan yang memadai.

“Kebijakan tersebut diharapkan mampu menciptakan ruang publik yang lebih aman, nyaman, dan mendukung aktivitas masyarakat sepanjang hari”, ujar Mantan Kepala BKAD Sleman.

Dorong Keamanan dan Pertumbuhan Ekonomi

Selain meningkatkan keselamatan pengguna jalan, keberadaan lampu penerangan dinilai memiliki dampak ekonomi dan sosial yang signifikan. Lingkungan yang terang akan membantu mengurangi potensi tindak kriminalitas, meningkatkan rasa aman masyarakat, sekaligus mendorong tumbuhnya aktivitas ekonomi pada malam hari.

Kawasan permukiman, sentra UMKM, maupun akses menuju fasilitas publik diharapkan menjadi lebih hidup sehingga mampu memberikan nilai tambah bagi perekonomian masyarakat.

Pemkab Sleman juga berkomitmen untuk terus melakukan evaluasi terhadap kebutuhan penerangan jalan di seluruh wilayah sebagai bagian dari pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan.

Dengan dimulainya pemasangan 3.726 titik APJ pada Juli 2026 ini, masyarakat di ratusan padukuhan di Kabupaten Sleman diharapkan segera menikmati manfaat lingkungan yang lebih terang, aman, nyaman, serta mendukung peningkatan kualitas hidup dan pertumbuhan ekonomi lokal.(JQ)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini
This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

Captcha verification failed!
Skor pengguna captcha gagal. silahkan hubungi kami!