
Metro Times (Purworejo)-DPRD Purworejo buka pintu selebar-lebarnya untuk kritik dan saran purnawirawan. Wakil Ketua DPRD Rokhman menyebut masukan dari PPAU bisa jadi pelecut kinerja dewan demi kesejahteraan warga.
Pernyataan itu disampaikan saat audiensi PPAU Ranting Purworejo di Gedung B DPRD, Kamis (2/7/2026). Rombongan dipimpin Ketua PPAU Sugoro, diterima Rokhman didampingi Sekwan Agus Ari Setiyadi.
Sugoro bilang PPAU Ranting Purworejo baru terbentuk 2026 untuk masa bakti 2026-2030. Tujuan audiensi untuk silaturahmi dan dekat dengan Forkopimda serta DPRD.
“Walaupun sudah purnawirawan, kami tetap mengabdi karena pengabdian itu tanpa batas,” ujar Sugoro.
PPAU punya pengalaman yang bisa disumbang untuk Purworejo. Ia usulkan identitas Purworejo sebagai Kota Pelajar dikuatkan lagi, selain Kota Pejuang. Birokrasi juga harus makin mudah dan responsif.
“Di tingkat ranting, kami ingin hadir bawa manfaat, kepedulian, dan keberkahan bagi masyarakat,” tambahnya.
Rokhman apresiasi kehadiran PPAU. Menurutnya, pengalaman panjang purnawirawan jadi modal penting untuk masukan DPRD dan Pemda.
“Kami berharap purnawirawan tetap produktif dan terus beri sumbangsih pemikiran untuk Purworejo,” ujar Rokhman.
Ia minta purnawirawan jangan ragu sampaikan sorotan langsung ke DPRD.
“Kalau ada sorotan atau masukan untuk DPRD, silakan. Ini fungsi kontrol dari masyarakat bagi kami, sehingga jadi pelecut meningkatkan kinerja dewan yang bermuara ke kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.
Sekwan Agus Ari Setiyadi paparkan tugas DPRD: fungsi pembentukan Perda, penganggaran, dan pengawasan.
Ia juga jelaskan mekanisme serap aspirasi lewat reses dan audiensi, agar masukan masyarakat jadi bahan kebijakan daerah.(dnl)




