- iklan atas berita -

METROTIMES ( AMBON ) Komitmen membangun Kota Ambon yang bersih, sehat, dan nyaman kembali ditunjukkan oleh Majelis Pengurus Wilayah (MPW) Pemuda Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Provinsi Maluku. Melalui Gerakan Pemuda Peduli Sampah, puluhan pemuda dan pelajar turun langsung membersihkan lingkungan di kawasan Waiheru, Kecamatan Baguala, Minggu (31/5/2026).

Aksi sosial tersebut dipusatkan di sepanjang ruas jalan mulai dari Balai Diklat Pertanian hingga kawasan Perumnas Pasar Waiheru. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian Leadership Camp to School Gelombang II, program pembinaan kepemimpinan yang tidak hanya menanamkan nilai-nilai kepemimpinan, tetapi juga membangun kepedulian terhadap persoalan sosial dan lingkungan.

Sejak pagi hari, para peserta tampak antusias memungut dan mengumpulkan sampah yang berserakan di sepanjang jalur kegiatan. Dengan mengenakan atribut organisasi dan perlengkapan kebersihan, mereka menunjukkan bahwa kepemimpinan tidak hanya diwujudkan melalui gagasan dan diskusi, tetapi juga melalui tindakan nyata yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Ketua Umum MPW Pemuda ICMI Maluku, Burhanudin Rumbouw, S.Pi., M.Si, menegaskan bahwa persoalan sampah merupakan tantangan bersama yang tidak dapat diselesaikan oleh pemerintah semata. Dibutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat.

“Melalui gerakan ini, kami ingin memberikan contoh bahwa menjaga kebersihan lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Pemuda harus menjadi pelopor perubahan dan hadir di tengah masyarakat dengan aksi nyata,” ujarnya.

ads

Menurut Burhanudin, kegiatan tersebut sekaligus menjadi bentuk dukungan terhadap berbagai program Pemerintah Kota Ambon dalam mewujudkan kota yang bersih, indah, dan berkelanjutan. Melalui Leadership Camp to School, para pelajar diajak memahami pentingnya pengelolaan sampah yang baik, membangun budaya hidup bersih, serta menumbuhkan kesadaran lingkungan sejak usia dini.

Tak sekadar membersihkan lingkungan, para peserta juga mengajak masyarakat sekitar untuk lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan dan tidak membuang sampah sembarangan. Edukasi langsung kepada warga menjadi bagian penting dari gerakan tersebut agar tercipta kesadaran kolektif dalam menjaga kebersihan kawasan permukiman dan ruang publik.

Kegiatan ini mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk Pemerintah Provinsi Maluku dan Pemerintah Kota Ambon. Dukungan tersebut menjadi bukti bahwa persoalan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan kolaborasi lintas sektor.

Sinergi antara pemerintah dan organisasi kepemudaan dinilai menjadi langkah strategis dalam memperkuat gerakan kebersihan sekaligus membangun karakter generasi muda yang peduli terhadap lingkungan dan masa depan daerah.

Mengusung semangat “Par Ambon deng Maluku Pung Bae, Beta Par Ambon, Ambon Par Samua”, Pemuda ICMI Maluku terus mengajak masyarakat untuk menjadikan kebersihan sebagai budaya hidup sehari-hari. Sebab, Ambon yang bersih bukan hanya menjadi simbol kemajuan kota, tetapi juga cerminan kesadaran dan kepedulian seluruh warganya.

Melalui Gerakan Pemuda Peduli Sampah ini, Pemuda ICMI Maluku kembali menegaskan perannya sebagai mitra strategis pemerintah dalam membangun kesadaran publik. Sebuah langkah kecil yang membawa pesan besar: Ambon yang bersih dan Maluku yang lebih baik hanya dapat terwujud ketika seluruh elemen masyarakat bergerak bersama menjaga lingkungan. ( Tasya Patty )

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini
This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.
Captcha verification failed!
Skor pengguna captcha gagal. silahkan hubungi kami!