
MetroTimes(Sleman)-Pemerintah Kabupaten Sleman melalui Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) mengalokasikan anggaran sebesar Rp8,6 miliar pada tahun anggaran 2026 untuk pemeliharaan jalan desa. Anggaran ini dibagi rata kepada 86 kalurahan (desa) di 17 kapanewon, di mana masing-masing wilayah menerima suntikan dana sebesar Rp100 juta.
Langkah strategis ini diambil guna memperkuat konektivitas antarwilayah, memperlancar mobilitas warga, serta mendongkrak distribusi logistik dan perekonomian di tingkat tapak.
Kepala Dinas PUPKP: Pemerataan Akses untuk Dongkrak Ekonomi Warga
Kepala Dinas PUPKP Sleman, Sukarmin, S.T., M.T., menegaskan bahwa program ini merupakan komitmen nyata pemerintah daerah dalam merespons usulan masyarakat bawah secara adil. Penanganan di lapangan nantinya akan disesuaikan dengan kondisi kerusakan sasarannya, baik berupa pengaspalan ulang maupun betonisasi (cor beton).
“Komitmen kami adalah memastikan tidak ada wilayah yang tertinggal dalam hal pemenuhan infrastruktur dasar. Melalui alokasi Rp100 juta per kalurahan ini, kami berharap jalan-jalan poros desa yang menjadi urat nadi perekonomian warga dapat segera diperbaiki. Infrastruktur yang mantap dan kokoh secara langsung akan memangkas biaya logistik serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di pelosok Sleman,” ujar Sukarmin Selasa (12/5/2026).
Target Pengerjaan Fisik Mulai Juni 2026
Saat ini, program pemeliharaan jalan tersebut telah memasuki tahap perencanaan desain jalan dan ditargetkan selesai pada 21 Mei 2026. Adapun proses pengerjaan fisik di lapangan dijadwalkan mulai berjalan pada awal Juni 2026.
Sekretaris DPUPKP Sleman, Fauzan Ma’ruf, menambahkan bahwa dana tersebut tidak diserahkan langsung dalam bentuk hibah atau Alokasi Dana Desa (ADD), melainkan dikelola secara terpusat oleh dinas teknis untuk menjaga standarisasi kualitasnya.
“Jadi Rp100 juta per desa itu anggarannya tetap dikelola oleh DPUPKP, bukan ditransfer ke desa dalam bentuk ADD atau hibah,” jelas Fauzan.
Fokus Infrastruktur Kabupaten dan Tantangan Jalan Mantap
Selain memprioritaskan jalan poros desa, Pemkab Sleman juga menyiapkan anggaran besar senilai Rp45,4 miliar untuk penanganan 11 ruas jalan kabupaten dengan total panjang mencapai 11,80 kilometer. Upaya masif ini terus dikejar mengingat data kondisi riil infrastruktur jalan di Kabupaten Sleman masih memiliki tantangan besar:
| Parameter Jalan Kabupaten | Data Capaian / Status |
| Total Panjang Jalan | 733,67 Kilometer |
| Kondisi Jalan Mantap | 68,01% |
| Kondisi Belum Mantap | 31,99% (Membutuhkan penanganan) |
Melalui sinergi perbaikan jalan desa dan jalan kabupaten yang akuntabel ini, Pemkab Sleman berharap persentase jalan mantap dapat terus meningkat, sekaligus mengurangi risiko kecelakaan dan menjamin kenyamanan aktivitas harian masyarakat.(JQ)




