
Metrotimes (Fakfak). “im gotes name tu betraten wir das land“, yang artinya, “dengan nama Tuhan kami injak tanah ini“. Itulah ucapan doa mengawali kehadiran Ottow dan Geissler pada Hari Tanggal 5 Pebruari 1855. Maka di Tanah Papua diperingati sebagai Hari Pekabaran Injil di Tanah Papua. Pada tahun 2019 memperingati 164 tahun kehadiran dua hamba Tuhan; Ottow dan Geissler dua orang Hamba sebagai ungkapan rasa syukur, di seluruh Tanah Papua dilaksanakan Ibadah Syukur, hal yang sama juga dilakukan di Jemaat GPI Papua DIASPORA Pala-Pala Fakfak, Papua Barat, ibadah dipimpin Pdt. N. Kelyanin, S.Teol. (05/02).
Ibadah Syukur Memperingati HPI Di Tanah Papua, Gereja Protestan Indonesia Di Papua yang disingkat GPI Papua menggunakan liturgi seragam dengan Pembacaan Alkitab dari Injil Lukas pasal 8 ayat (4) sampai dengan ayat (15) dengan judul Perumpamaan Tentang Seorang Penabur. Intisari hotbah Pdt. N. Kelyanin yang direfleksikan dari pembacaan tadi, mengatakan “ada seorang penabur menabur benih, ada benih yang jatuh di tanah subur, ada yang jatuh di semak belukar, ada pula yang jatuh di atas batu ada juga yang jatuh di pinggir jalan dan diinjak orang” lanjutnya “benih itu adalah Firman Tuhan. Dikatakannya benih yang jatuh di pinggir jalan adalah ibarat Firman Tuhan yang tidak didengar baik oleh anak-anak Tuhan, ketika mendengar tetapi diabaikannya. Demikian benih yang jatuh di atas batu, diibaratkan orang yang mendengar Firman tetapi tidak tidak berakar dan bertumbuh dalam perilaku hidup yang keras, demikian juga benih yang jatuh di semak duri, ibarat dihimpit oleh persoalan hidup yang di alaminya”. Akan tetapi menurut Pdt. Kelyanin, “164 tahun injil dikabarkan di Tanah Papua, “telah bannyak tumbuh ribuan gereja di Tanah Papua itu hasil dari benih yang ditanam dua Hamba Tuhan Ottow dan Geissler, pada saatnya mereka diperhadapkan dengan berbagai tantangan alam. Dari sana injil telah tersebar ke seluruh penjuru negeri dan kita rasakan juga pada saat ini”
Sesuai pengamatan metrotimes di Fakfak, semua jemaat-jemaat di Kota Fakfak dan di Kampung-kampung melaksanakan ibadah syukur tanggal 5 Pebruari dan ada juga didahului dengan kegiatan memperingati HPI Di Tanah Papua, dengan kegiatan berupa Jalan Santai dan Bhakti Sosial. 《frances》




