- iklan atas berita -

 

 

Metro Times (Magelang) Kodim 0705/Magelang menggelar doa bersama dalam rangka memperingati Hari Kesaktian Pancasila dan HUT ke 73 TNI tahun 2018, Minggu (30/09).

Dalam sambutannya, Dandim 0705/Magelang Letkol Arm Kukuh Dwi Antono mengatakan kegiatan doa bersama dimaksudkan untuk medoakan para pahlawan revolusi yang gugur dalam mempertahankan Pancasila.

Merupakan sejarah kelam bagi Bangsa Indonesia, dengan terjadinya pemberontakan G 30 S PKI. Dandim berpesan kepada seluruh prajurit dan ASN yang bertugas di Kodim 0705/Magelang agar senantiasa waspada terhadap bangkitnya paham komunis di Indonesia.

ads

Doa bersama juga diisi dengan ceramah keagamaan dengan menampilkan KH Kosim Ali Mustofa sebagai pembicara. Dihadapan seluruh anggota Kodim 0705/Magelang dan Persit, KH Kosim Ali Mustofa mengajak agar selalu membulatkan tekad dan senantiasa konsisten menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila.

KH Kosim Ali Mustofa secara gamblang menjelaskan bagaimana kejamnya komunis, yang dengan segala cara akan mengganti ideologi Pancasila dengan ideologi komunis. Peristiwa 1948 dan 1965 sudah cukup membuktikan bagaimana kejamnya PKI. Banyak Kyai dibunuh karena para Kyai menentang komunis.

TNI AD yang menentang keras paham komunis juga menjadi sasaran kejamnya komunis. Dengan Gerakan 30 September 1965, dengan keji para Jenderal Angkatan Darat dibunuh oleh antek-antek komunis.

Pancasila sebagai ideologi perlu dijaga hingga titik darah penghabisan. Dengan perkembangan jaman saat ini, TNI dan seluruh warga harus waspada terhadap paham komunis. Karena paham komunis merupakan bahaya laten yang sangat membahayakan kedaulatan NKRI.

Seusai sholat Magrib berjamaah, gelaran doa bersama dilanjutkan dengan pembacaan Yassin, Tahlil dan sholat Isya. (Arif)