
MetroTimes (Surabaya) – Perumda Air Minum Surya Sembada Kota Surabaya bergerak cepat menangani keluhan pelanggan terkait kondisi air yang keruh dan berbusa di sejumlah wilayah Kota Surabaya.
Perusahaan daerah tersebut menyampaikan bahwa kondisi air tersebut berkaitan dengan pencemaran air baku Kali Surabaya yang berada di atas ambang batas dan kemudian masuk ke dalam proses pengolahan di Instalasi Pengolahan Air Minum (IPAM) Karang Pilang.
Sebagai langkah penanganan, tim teknis Perumda Surya Sembada melakukan pembersihan instalasi sekaligus menyesuaikan proses pengolahan air secara intensif. Upaya tersebut dilakukan untuk memulihkan kualitas air yang didistribusikan kepada pelanggan.
Selain melakukan penanganan di IPAM Karang Pilang, Perumda Surya Sembada juga berkoordinasi dengan Perum Jasa Tirta I sebagai penyedia air baku. Koordinasi dilakukan untuk mengantisipasi dan mengurangi dampak pencemaran di Kali Surabaya terhadap proses produksi air minum.
Penanganan juga dilakukan dengan menambah bahan kimia tertentu dalam proses pengolahan di IPAM Karang Pilang. Langkah ini menjadi bagian dari penyesuaian proses pengolahan terhadap kondisi air baku yang terdampak pencemaran.
Perumda Surya Sembada menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat dan pelanggan yang terdampak atas ketidaknyamanan yang terjadi. Perusahaan memastikan proses penanganan dan pemantauan kualitas air terus dilakukan hingga kondisi kembali membaik.
Bagi pelanggan yang masih menemukan air dalam kondisi keruh atau berbusa, Perumda Surya Sembada mengimbau agar segera menyampaikan laporan kepada petugas. Laporan pelanggan diperlukan agar kondisi di lapangan dapat segera ditindaklanjuti.
Sebagai bentuk layanan kepada pelanggan terdampak, Perumda Surya Sembada juga menyediakan bantuan air tangki secara gratis.
Pelanggan dapat menghubungi layanan resmi melalui Call Center 08001926666 atau WA Center 08123316666 untuk mendapatkan informasi maupun bantuan air tangki.
Perumda Surya Sembada menegaskan bahwa penanganan akan terus dilakukan secara intensif dengan memantau kondisi air baku serta kualitas air hasil pengolahan sebelum dan selama proses distribusi kepada pelanggan.
(nald)









