
Metro Times (Magelang) Tawuran pelajar terjadi lagi, kali ini melibatkan dua sekolah SMK Swasta di Wilayah Magelang, dan mengakibatkan satu pelajar tewas, Kamis sore (31/1).
Korban tewas atas nama Nasrul Azis (17) Siswa SMK Swasta kelas 12 di Salam Kabupaten Magelang, dan meninggal dengan mengalami 4 luka tusuk di bagian punggung dan 2 luka tusuk di bagian dada.
“Korban sendiri meninggal dunia setiba di Rumah Sakit Muntilan, kini Jenazah masih berada di Kamar Jenazah RSU Muntilan dan akan dibawa ke Rumah Sakit Sarjito Yogyakarta untuk di Visum“ terang Kapolsek Mungkid Kompol Supriyono, saat berada di TKP tadi malam.
“Korban sendiri adalah anak dari Jumarsam (54) dan korban merupakan anak ke dua dari dua bersaudara, dan jenazah rencananya pagi ini, Jumat (1/2) baru akan dibawa pulang” ucap Sukiryanto (45), yang tidak lain Perangkat Desa Salam Magelang.
Sedangkan dua pelajar masing-masing Agus setyawan (18), warga Tidarsari 31 Magelang Selatan mengalami luka sobek dipantat saat ini dirawat di RSU Muntilan, dan Muhamad Ega Panji (20), warga Nganti 01/07 Desa Sukodadi Kecamatan Bandongan mengalami luka di bagian dada dan saat ini dirawat di RS N21, keduanya merupakan siswa SMK di wilayah Kota Magelang.
Berdasarkan keterangan salah satu saksi Ibnu Imam Ilmi (27), warga Mungkid, mengatakan bahwa kejadian tersebut sekitar pukul 17.00 wib di jalan Munggur Mungkid Magelang yang merupakan jalan sempit.
“Saat itu saya berada di rumah dekat lokasi, melihat ada dua klompok besar pelajar datang dari dua arah berlawanan , saat di lokasi ada salah satu kelompok menyulut petasan diarahkan ke kelompok yang lain sehingga tawuran dan kejar-kejaran tidak bisa di elakan“ katanya.
Tidak lama, Kepolisian Sektor Mungkid datang dan menghalau kedua kelompok pelajar yang tawuran, dan mendapati satu korban tergeletak di pinggir jalan dalam kondisi luka parah berlumpuran darah, dan langsung dievakusasi oleh Polisi ke RSU Muntilan.
Kapolsek Mungkid menambahkan, dengan kejadian ini pihaknya masih melakukan pendalaman motifnya dan tetap akan mengungkap kasus ini melalui jalur hukum, dengan berdasarkan hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), dan barang bukti.
“Kami juga masih akan mengembangkan dari keterangan 5 pelajar yang bisa kami amankan dan masih dalam pemeriksaan, untuk kasus ini langsung ditangani Sat Reskrim Polres Magelang. Polisi sementara mengamankan sebagai barang bukti berupa sebilah celurit, geer sepeda motor, sebilah pedang, 3 pasang sepatu, 1 pasang Hb sandal, dan 7 unit sepeda motor” pungkasnya.
Sementara itu Kapolres Magelang Polda Jateng AKBP Yudianto Nugroho, S.I.K, pagi ini melalui pesan Whats App di Hp mengatakan, terkait tawuran pelajar yang terjadi kemarin sore dan mengakibatkan satu pelajar meninggal ini, Polres Magelang dengan kerja kerasnya berhasil mengamankan pelaku pengeroyokan yang menyebabkan satu orang meninggal.
“Saat ini kita amankan 3 orang, dan ini akan terus kita kembangkan” jelas Kapolres, Jumat pagi (1/2). (Arif)




