- iklan atas berita -

 

MetroTimes (Surabaya) – Rasiyo Mantan Guru hingga Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Timur, menyapa Warga RW 08 Tembok Dukuh dan Sosialisasi cara mencoblos surat suara.

Caleg DPRD Provinsi Jawa Timur dari Partai Demokrat, Dr. H. Rasiyo, M.Si, Nomer Urut 1 Dapil 1 Kota Surabaya di Pemilu 2024, pada warga RW 08 menyampaikan, Penghargaan yang luar biasa bagi saya, diberi kesempatan untuk berdialog dan menyapa warga, karena kalau tidak kesini tentu panjenengan tidak kenal dengan saya. Dan saya mohon doa restu tentang pencalonan saya menjadi anggota DPRD Provinsi Jawa Timur.

Pertemuan warga yang didominasi oleh para ibu-ibu, sangat antusias dan gembira saat menerima kedatangan Dr. H. Rasiyo, M.Si., Nomer Urut 1 Dapil 1 Kota Surabaya dan Caleg DPRD Kota Surabaya, Sekar Pramesti, SH., Nomer Urut 3 Dapil 1 (Tegalsari, Bubutan, Genteng, Simokerto, dan Krembangan) dari Partai Demokrat. Yang mewakili kaum Gen Z untuk bisa bersuara dalam dunia politik di Pemilu 2024.

ads

Ia mengemukakan, kalau wakil rakyat itu penting, karena akan memberikan solusi ketika yang diwakili itu ada masalah, dan masalah itu banyak. Suatu contoh masalah UMKM yaitu modal dan pemasaran, Pendidikan tentang Zonasi.

Menurut Rasiyo, bahwa Surabaya itu luas, ada 31 Kecamatan, 154 Kelurahan, dan 2500 RW, Permasalahan di RW satu dengan RW yang lain itu beda. Itu tugasnya wakil, makanya jenengan harus kenal wakilnya dulu. Hanya yang kita sayangkan, kita tidak kenal wakilnya, karena serangan fajar di kasih uang 50 ribu lalu dicoblos. Hal-hal seperti itulah yang harus kita hindari, kita harus melaksanakan Pemilu yang demokratis dan berkualitas.

Pada kesempatan Dr. H. Rasiyo, M.Si., menyapa warga menyampaikan, Saya silaturahmi dan sosialisasi mencoblos surat suara dengan para tokoh RW 08 Kel. Tembok Dukuh, Kec. Bubutan, setidak-tidaknya kenal dan menjadi memilih saya. Insyaallah nanti kalau Allah SWT memberikan ridho kepada saya, saya akan mewakili panjenengan di DPRD Provinsi Jawa Timur, makanya saya sowan biar panjenengan yakin.

“Saya memperkenalkan diri karena kalau tidak kenal maka tidak sayang. Saya dibesarkan dari keluarga guru, saya sendiri guru. Jadi basic nya guru, saya setelah guru menjadi kepala sekolah di Paciran Lamongan. Saya hanya mau menunjukkan perjuangan saya dari bawah dan dipindah-pindah. Ini menunjukkan kesungguhan dan prestasi saya,” ujarnya.

Caleg nomor urut 1 Dapil 1 Partai Demokrat untuk DPRD Jatim ini memiliki pengalaman karir yang cukup moncer. Ia pernah menjadi Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur dan pernah juga menjabat Sekdaprov Jatim.

Selain pernah menjadi Sekdaprov Jatim, dan Kepala Dinas Pendidikan Jatim, Rasiyo juga pernah menjadi guru di SMPN 12 Surabaya kemudian menjadi Wakil Kepala Sekolah SMPN 12, terus Kepala sekolah SMPN 1 Paciran Lamongan, kemudian pindah Kepala SMPN 1 Cerme, dipindah lagi Kepala Sekolah SMPN 1 Gresik dekat dengan PT. Petrokimia Gresik. Sehingga bisa dilihat track record memang basicnya guru, Kepala Bidang Pendidikan Menengah Umum di Gentengkali, Surabaya. Dan dipercaya menjadi Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur dan diangkat menjadi Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Timur.

Rasiyo dan Sekar juga sosialisasi cara mencoblos di kertas suara. Dan mengajarkan lagu dalam bentuk Sholawatan atau lagu Taman Kanak-Kanak untuk mengingat mencoblos 14 1 Bapak Rasiyo dan 14 3 Sekar Pramesti.

“Saya meminta agar warga masyarakat Tembok Dukuh memilih Caleg yang turun menyapa warga, berkenalan dengan masyarakat dan mengetahui track recordnya, sehingga bisa tahu mempunyai Wakil yang jujur, Wakil yang senantiasa peduli dengan rakyatnya, Wakil yang tidak korupsi, dan Wakil yang tidak sombong,” tandasnya.

Rasiyo berpesan, Hati hati dengan serangan fajar. Beda yang saya lakukan, saya sowan ke panjenengan, saya memperkenalkan diri, saya mohon doa restu, kemudian saya memberitahu bagaimana cara memilih. Jadilah masyarakat yang cerdas dalam melaksanakan pemilu yang demokratis ini.

Sementara Ketua RW 08 ibu Yuni usai acara mengatakan, semoga dengan kedatangan Bapak Rasiyo ini bisa memberi manfaat kesemua warga.

Yuni juga menuturkan, Kebanyakan keluhan dari warga itu bantuan untuk anak sekolah seperti PIP. Dan masalah paving yang belum merata, sehingga masih ada genangan air dan UKM.

Ia melanjutkan, Mudah-mudahan ada anggota dewan yang membangkitkan UKM di wilayah kami dan diangkat. Selama ini UKM belum tersentuh, masalahnya di bagian pemasaran. Disini sudah dibentuk kelompok UKM, tapi kendala kita pemasaran dari luar. Jadi cuma interen aja yang membeli, semoga aja bisa dipasarkan di luar wilayah Tembok Dukuh.

(nald)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

The reCAPTCHA verification period has expired. Please reload the page.
Captcha verification failed!
Skor pengguna captcha gagal. silahkan hubungi kami!