- iklan atas berita -

 

 

MetroTimes (Magelang) Sebagai antisipasi untuk meminimalisir gangguan kamtibmas, patroli adalah langkah yang ditempuh oleh jajaran Polsek Salaman, Polres Magelang, Polda Jateng.

Patroli Polsek Salaman yang dipimpin oleh Wakapolsek Salaman yaitu Iptu Irfan Azyan SSos melintas jalan raya Salaman arah Borobudur terlihat ada sekelompok anak-anak berpakaian seragam bertindak mencurigakan, bahkan ketika tim patroli berusaha mendekat terlihat mereka berusaha melarikan diri.

Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, maka sembilan (9) siswa berhasil diamankan dan dibawa ke Polsek untuk diminta keterangan.

ads

Setelah dilakukan penggeledahan terhadap tas yang dibawa, ditemukan sebilah celurit dan gir yang dikaitkan pada sabuk beladiri di dalam salah satu tas yang ada.

“Di depan petugas mereka mengakui kalau akan melakukan tawuran dengan salah satu sekolah di wilayah Magelang” ujar Irfan.

Menurut pengakuan salah satu siswa  yang dibawa ke Polsek Salaman, menerangkan kalau benda-benda tersebut milik rekannya yang sempat berhasil melarikan diri.

Setelah didata identitasnya, selanjutnya Wakapolsek Salaman Polres Magelang memanggil pihak sekolah dan orang tua para siswa tersebut untuk bersama-sama melakukan pembinaan.

Dari pihak sekolah yang diwakili oleh Rifain dan para orang tua dari para siswa mengucapkan terima kasih kepada Polsek Salaman yang telah bertindak sigap menggagalkan rencana aksi tercela para pelajar.

“Kami pihak sekolah telah berupaya maksimal agar kasus-kasus seperti ini tidak dilakukan oleh para siswa, namun ternyata di luar jam dan lingkungan sekolah, mereka bertingkah layaknya anak-anak yang tidak berpendidikan” teranf Rifain.

Sedangkan Muh Subekti, salah satu orang tua dari siswa mengatakan tidak menyangka anaknya berperilaku seperti ini karena kalau di rumah tampak diam dan tidak menunjukkan perilaku yang menggambarkan kalau suka berkelahi.

“Anak-anak ini kami serahkan kepada bapak ibu sekalian, semoga ini terakhir kali kami memberikan bimbingan dalam situasi yang begini, karena sangat mungkin sekali kalau kami tadi terlambat anak-anak ini sudah melakukan perkelahian dan peristiwa pembacokan seperti yang pernah terjadi akan terulang kembali” jelas Wakapolsek Salaman Polres Magelang.

“Dan kalau itu terjadi, siapa yang rugi tentu kalian para siswa dan orang tua” tambah Wakapolsek Salaman, Iptu Irfan Azyan SSos. (Arif)