
Metro Times (Kendal) Pekan Olahraga dan Seni Maarif (Porsema) yang berlangsung selama tiga hari di Gedung olahraga (Gor) Kendal. Acara diikuti oleh seluruh sekolah MI, MTs dan MA se-Kabupaten Kendal. kamis (24/1) pagi.
Bertidak sebagai Inspektur pada Upacara pembukaan tersebut adalah, Arifin Junaedin, selaku Ketua Lembaga Pendidikan Maarif Pusat yang berlangsung di Alun-alun Kota Kendal. Hadir pada kesempatan itu, Bupati Kendal, Mirna Annisa, Wakil Bupati Masrur Masykur dan Forkopimda.
Acara tersebut diramaikan oleh grup paduan suara, marching band dan atraksi pencak silat dari Pagar Nusa berlangsung meriah. Sebanyak 2.763 atlet dan oficial siap bersaing dalam 22 cabang olahraga yang akan digelar.
Ketua LP Maarif Kab Kendal, Ibnu Darmawan mengatakan, bahwa Porsema merupakan bagian dari proses pembelajaran. Pada Kurikulum 2013 lebih banyak menuntut pendidikan karakter untuk proses belajarnya tidak hanya di dalam kelas, tapi juga di luar kelas.
Porsema merupakan proses belajar di luar kelas yang lebih banyak untuk mengembangkan nilai-nilai karakter anak, jiwa sportivitas, jiwa disiplin, tertib dan untuk memiliki daya saing yang tinggi.
“Diera global ini lebih banyak diharapkan anak-anak yang mempunyai kemandirian, tingkat kompetensi yang tinggi, mampu bersaing dengan bangsa-bangsa lain yang sekarang sudah banyak yang masuk ke Indonesia. NU membangun generasi muda melalui pembangunan karakter anak-anak NU melalui kegiatan Porsema,” ujarnya.
Sementara, Ketua Panitia Porsema LP Maarif Kab Kendal, Suciptono mengatakan, pada Porsema ke 11 ini memperebutkan 75 kejuaraan yang terdiri dari 19 kejuaraan untuk jenjang pendidikan MI, 28 kejuaraan untuk jenjang MTs/SMP dan 28 kejuaraan untuk jenjang MA/SMA.
Kegiatan Porsema ini juga untuk seleksi peserta yang akan mewakili LP Maarif Kab Kendal pada Porsema tingkat Provinsi Jawa Tengan tahun 2019 yang akan digelar di Temangung.
“Untuk SMA/SMK/MA dan SMP/MTs ini mewakili sekolah atau madrasah, sedangkan yang MI ini mewakili kecamatan masing-masing yang sudah diseleksi di kecamatan masing-masing,” kata Cipto.
Cipto menjelaskan, bahwa peserta Porsema bukan dari siswa kelas 6, 9 dan 12, karena setelah ini akan dilanjutkan pada Porsema tingkat Provinsi dan diteruskan Porsema tingkat nasional.
Beberapa cabang menjadi andalan karena pada Porsema yang lalu berhasil meraih juara pertama tingkat Jateng, di antaranya bola voli, kaligrafi dan karaoke Qasidah.
“Pada Porsema tingkat nasional tahun lalu, Jawa Tengah sebagai juara umum dan dari Kendal ada yang berhasil meraih juara 3 untuk cabang MTQ putri yitu dari MTs NU 06 Pegandon,” terangnya. (Ghoost)




