- iklan atas berita -

Metro Times (Purworejo)-Seorang pria warga Kecamatan Pituruh, Purworejo melakukan aksi pencurian dengan menyamar menjadi santri. Ia berhasil masuk di kompleks tiga pondok pesantren di Purworejo dan menggasak motor dalam setiap aksinya.

Aksi pria berinisial MT itu kandas setelah tim Resmob berhasil meringkusnya saat hendak melakukan aksi yang sama di sebuah Kompleks Masjid di Purworejo. MT kini mendekam di Sel Tahanan Polres Purworejo untuk mempertanggungjawabkan perbuatanya.

Kapolres Purworejo, AKBP Andry Agustiano mengatakan aksi pencurian itu berlangsung dalam kurun waktu tiga bulan sejak Juni hingga Agustus 2025. Selain pondok pesantren, MT juga sempat beraksi dan membawa satu unit kendaraan roda dua di Terminal.

“Barang bukti motor yang berhasil dicuri tersangka ada empat unit. Semua sudah berhasil kami amankan,” ucap Kapolres, Jumat (8/8).

Aksi pencurian itu berlangsung di Pondok Pesantren An-Nawawi Berjan, Alamin Bulus, Al Iman Gebang serta Terminal Purworejo. Ia ditangkap saat hendak melakukan aksi pencurian di Masjid Sa’diyah Purworejo.

ads

MT tergolong lihai dalam menjalankan aksinya, ia berhasil mengelabuhi warga dengan mengenakan fashion layaknya anak pesantren. Dalam aksi itu ia menarget kendaraan yang kuncinya tertinggal menggantung di motor tersebut.

“Tersangka menargetkan motor-motor yang ada kuncinya. Untuk itu kami mengimbau warga cermat saat parkir motor, lebih teliti dengan mengecek kunci sebelum meninggalkan motor,” katanya.

Andry mengutarakan, tersangka diduga selalu mempelajari setiap medan sebelum melangsungkan aksinya. Layaknya bungklon, MT bisa menyesuaikan dengan situasi lingkungan sekitar yang hendak menjadi target.

“Jadi MT ini selalu mengikuti setiap kegiatan di pesantren. Sebegitu jauhnya hingga tidak ada yang mengira bahwa dia ternyata pencuri,” ucap Kapolres.(tyb)