
JAKARTA, 25 Februari 2026 – PT Asuransi Bangun Askrida (Askrida) terus memperkuat posisinya sebagai salah satu perusahaan asuransi umum nasional dengan pengalaman lebih dari tiga dekade. Berawal dari kebutuhan perlindungan aset pemerintah daerah, Askrida kini berkembang menjadi perusahaan yang melayani berbagai segmen usaha dan masyarakat, sekaligus mempercepat transformasi digital untuk meningkatkan kualitas layanan kepada nasabah.
PT Asuransi Bangun Askrida atau lebih dikenal sebagai Askrida merupakan perusahaan asuransi umum (general insurance) nasional yang didirikan pada 2 Desember 1989. Perusahaan memperoleh izin usaha dari Menteri Keuangan Republik Indonesia melalui Keputusan Nomor KEP-192/KM.13/1990 tanggal 14 Maret 1990, dan saat ini berada di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai regulator sektor jasa keuangan di Indonesia.
Didirikan atas semangat gotong royong Bank Pembangunan Daerah (BPD), Askrida awalnya berfokus memberikan perlindungan terhadap aset pemerintah daerah. Seiring perkembangan industri asuransi nasional, perusahaan terus memperluas jangkauan layanan hingga melayani sektor korporasi, usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), maupun nasabah individu.
Sejarah Perjalanan dan Transformasi Askrida
Perjalanan Askrida selama lebih dari 36 tahun menunjukkan perkembangan yang konsisten.
Berdiri untuk Melindungi Aset Daerah
Pada awal pendiriannya, Askrida dibentuk untuk memberikan perlindungan terhadap aset milik pemerintah daerah yang dikelola oleh Bank Pembangunan Daerah. Model bisnis tersebut kemudian berkembang menjadi perusahaan asuransi umum dengan cakupan layanan nasional.
Memperluas Kepemilikan dan Jaringan Nasional
Pada tahun 1996, kepemilikan saham Askrida diperluas hingga mencakup berbagai provinsi di Indonesia. Pada periode yang sama perusahaan mulai menerapkan sistem teknologi informasi yang terintegrasi untuk mendukung seluruh kantor operasionalnya.
Mengembangkan Produk Baru
Dalam perjalanannya, Askrida terus menghadirkan inovasi produk, antara lain:
- Asuransi kesehatan.
- Asuransi kredit.
- Asuransi oil and gas.
- Produk bancassurance.
- Customs Bond.
- Excise Bond.
- Payment Bond.
- Produk perlindungan kredit usaha mikro.
Fokus Askrida Tahun 2026
Tahun 2026, industri asuransi menghadapi tantangan berupa perubahan perilaku konsumen, digitalisasi layanan, hingga peningkatan ekspektasi terhadap kecepatan proses klaim.
Karena itu, Askrida memprioritaskan beberapa strategi utama:
Transformasi Digital
Perusahaan terus melakukan modernisasi sistem pelayanan dengan mengembangkan proses digital pada:
- layanan polis,
- pelaporan klaim,
- pelayanan nasabah,
- serta integrasi sistem operasional.
Transformasi tersebut diharapkan mampu mempercepat proses pelayanan sekaligus meningkatkan pengalaman pelanggan.
Penguatan Tata Kelola Perusahaan
Selain digitalisasi, Askrida juga menempatkan Good Corporate Governance (GCG) sebagai fondasi utama pengembangan bisnis. Praktik tata kelola perusahaan yang baik menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam menjaga transparansi, akuntabilitas, tanggung jawab, independensi, dan kewajaran dalam setiap aktivitas bisnis.
Produk Asuransi Unggulan
Sebagai perusahaan asuransi umum, Askrida memiliki berbagai produk perlindungan yang ditujukan bagi individu maupun korporasi.
| Produk | Objek Perlindungan | Risiko yang Dijamin |
|---|---|---|
| Asuransi Kendaraan | Mobil pribadi, kendaraan operasional, kendaraan dinas | Kecelakaan, pencurian, kebakaran, tanggung jawab hukum pihak ketiga |
| Asuransi Kebakaran | Rumah, gedung, gudang | Kebakaran, petir, ledakan |
| Asuransi Properti | Aset komersial dan industri | Kerusakan fisik akibat berbagai risiko yang dijamin polis |
| Cash in Transit | Uang dalam pengiriman | Perampokan, pencurian, kehilangan selama distribusi |
| Cash in Safe | Uang dalam brankas | Kehilangan uang dan surat berharga di tempat penyimpanan |
| Asuransi Rekayasa | Proyek konstruksi dan instalasi mesin | Kerusakan proyek teknik dan mesin industri |
Selain produk tersebut, Askrida juga menyediakan berbagai produk asuransi lain yang disesuaikan dengan kebutuhan dunia usaha maupun sektor pemerintahan.
Visi dan Misi Perusahaan
Askrida memiliki visi menjadi lima besar perusahaan asuransi umum nasional yang unggul dan terpercaya dengan pertumbuhan berkelanjutan di Indonesia.
Untuk mewujudkan visi tersebut, perusahaan menjalankan sejumlah misi, antara lain:
- meningkatkan literasi asuransi melalui sumber daya manusia yang profesional;
- memberikan pelayanan prima secara efektif dan efisien;
- menerapkan tata kelola perusahaan yang baik;
- memberikan nilai tambah bagi pemegang saham, karyawan, serta seluruh pemangku kepentingan.
Keunggulan Kompetitif Askrida
Beberapa faktor yang menjadi kekuatan Askrida di industri asuransi umum nasional antara lain:
- memiliki pengalaman lebih dari tiga dekade;
- didukung jaringan Bank Pembangunan Daerah di berbagai wilayah Indonesia;
- jaringan operasional yang tersebar di berbagai provinsi;
- portofolio produk yang lengkap;
- fokus pada penguatan transformasi digital;
- menerapkan prinsip Good Corporate Governance secara berkelanjutan.
Struktur Kepemimpinan
Saat ini jajaran Direksi Askrida terdiri dari:
- Yusas Nugraha – Direktur Utama
- Opi Irfan Munawar – Direktur Pemasaran
- Marah Deny Aldriansyah – Direktur Operasional
- Henry Ananda Siregar – Direktur Kepatuhan
- Ari Pudji Nurwanto – Direktur Teknik.
FAQ
Apa bidang usaha utama Askrida?
Askrida bergerak di bidang asuransi umum (general insurance) yang menyediakan berbagai produk perlindungan bagi individu, perusahaan, maupun instansi pemerintah.
Kapan Askrida didirikan?
Perusahaan didirikan pada 2 Desember 1989 dan memperoleh izin usaha pada 14 Maret 1990.
Apakah Askrida diawasi oleh OJK?
Ya. Askrida merupakan perusahaan asuransi yang beroperasi sesuai ketentuan regulator dan berada di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Kesimpulan
Lebih dari tiga dekade sejak berdiri, PT Asuransi Bangun Askrida berhasil mempertahankan eksistensinya sebagai salah satu perusahaan asuransi umum nasional yang memiliki jaringan luas dan pengalaman panjang dalam pengelolaan risiko. Berlandaskan dukungan Bank Pembangunan Daerah, penguatan tata kelola perusahaan, serta percepatan transformasi digital, Askrida terus mengembangkan layanan untuk menjawab kebutuhan masyarakat, dunia usaha, dan sektor pemerintahan di tengah dinamika industri jasa keuangan Indonesia.




