- iklan atas berita -

 

Metro Times (Magelang) Puluhan Alat Peraga Kampanye (APK) bergambar Joko Widodo atau Jokowi di beberapa ruas jalan Kota Magelang dirusak orang tak dikenal, Jumat malam (5/3). Tidak hanya milik Partai PDI Perjuangan. Namun APK dari partai pengusung Jokowi-Ma’ruf Amin seperti Partai Golkar juga tak luput dari aksi perusakan.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Magelang, Budi Prayitno menyanyangkan aksi tak terpuji tersebut. Budi menyebutkan beberapa titik perusakan APK Calon Legistatif (Caleg) diantaranya berada di Jalan Diponegoro, Pahlawan, Abimanyu, Sanden, Sidotopo dan sepanjang Jalan Kalibening, Kampung Tulung-Potrobangsan Kota Magelang.

”Semua APK yang rusak bergambar Calon Presiden Jokowi. Mayoritas rusak karena di robek dan ada juga yang hilang,” tutur Budi saat dihubungi via telepon, Sabtu (6/4).

Meski perusakan atribut kampanye terlihat tersistematis, namun Budi enggan berspekulasi. Kendati tindakan tersebut mengarah pada tindak pidana, dirinya sementara belum melaporkan pada pihak berwajib.

ads

”Sementara kita serahkan ke Bawaslu Kota Magelang karena ada Undang-Undang Pemilu yang mengatur itu (perusakan APK) dan ada sanksi pidananya. Tadi pagi juga sudah ada masyarakat yang melapor ke Bawaslu,” ujarnya.

Meski menyerahkan sepenuhnya kepada Bawaslu, namun dirinya tetap akan mengawal kasus tersebut sampai tuntas. Budi juga meminta simpatisan Capres Nomor Urut  01 Jokowi-Ma’ruf Amin untuk bersabar. Ia menganggap persitiwa tersebut sebagai ujian yang tidak perlu disikapi berlebihan.

”Kami belum tahu motif perusakan. Dan pasca kejadian ini jangan sampai kita terpengaruh. Jadi sabar tinggal selangkah lagi. Semoga pelaku segera tertangkap,” harapnya.

Salah satu warga Bayeman, Kota Magelang, Agus Sutomo yang geram dengan aksi brutal tersebut mengaku sudah melaporkan peristiwa perusakan APK. Diterangkan Agus, dirinya sempat melewati beberapa ruas jalan seperti di Jalan Diponegoro, Pahlawan, Abimanyu hingga Potrobangsan.

”Saat saya jalan-jalan menyusuri Kota Magelang semalam, sekitar pukul 23.00 wib, APK masih utuh. Tetapi tadi pagi pukul 06.00 wib, saya lewat alat peraga bergambar Jokowi sudah pada rusak. Ini sangat disayangkan karena dapat merusak kerukukan,” ucap Agus.

Sementara Ketua Bawaslu Kota Magelang, Endang Sri Rahayu SE, ketika di konfirmasi wartawan Metro Times melalui HP dengan adanya perusakan APK mengatakan, pihak Bawaslu Kota Magelang sudah menerima laporan dari warga Kota Magelang dengan adanya perusakan APK tersebut.

“Bawaslu Kota masih menginventarisir semua APK yang dirusak. Pihak Kepolisian juga mau mencari info dari CCTV yang ada. Dan akan kita bawa ke Sentra Gakkumdu” jelas Ketua Bawaslu Kota Magelang. (Hn/Arif)