
Metro Times (PURWOREJO) – Puluhan kenshi dari berbagai daerah mengikuti Gashuku Nasional Wilayah III (Gasnaswil III) dan Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) Persaudaraan Shorinji Kempo Indonesia (Perkemi) di Kabupaten Purworejo, 28–30 Agustus 2026.
Kegiatan berskala nasional itu dipusatkan di Ganesha Convention Hall. Peserta berasal dari wilayah III meliputi Jawa Tengah, Jawa Barat, DIY, DKI Jakarta, dan Banten. Sejumlah kenshi dari luar wilayah seperti Bali dan Jawa Timur juga turut hadir.
Ketua Panitia Anggit Wahyu Nugroho mengatakan, Gasnaswil merupakan agenda rutin PB Perkemi yang pelaksanaannya diamanatkan ke pengurus daerah. Tahun ini Jawa Tengah ditunjuk sebagai tuan rumah wilayah III.
“Ini agenda rutin PB Perkemi untuk menyamakan teknik. Selain itu ada ujian kenaikan tingkat dan pembinaan karakter bagi para kenshi,” kata Anggit, Jumat (28/8/2026).
Pada hari pertama peserta mengikuti latihan bersama sebagai persiapan UKT. Puncaknya Sabtu (29/8/2026) dengan pembukaan resmi dan ujian kenaikan tingkat. Sebanyak 62 kenshi mengikuti ujian kenaikan ke Dan I dan Dan II. Sementara 16 orang mengikuti gashuku tanpa ujian. Hasil ujian diumumkan Minggu (30/8/2026).
Utusan Majelis Guru PB Perkemi, Marsudi (58), menyebut latihan intensif dilakukan untuk merapikan teknik peserta sebelum ujian.
“Pagi ini pembukaan. Kemarin sudah mulai latihan. Setelah pembukaan masih ada latihan, siangnya langsung ujian Dan I dan Dan II,” ujarnya.
Menurut Marsudi, Gasnaswil penting untuk menyamakan standar teknik kenshi se-Indonesia. Selain itu juga menjadi sarana pembinaan menuju event besar, salah satunya Pra-PON tahun depan.
“Kenshi tingkat Kyu I atau sabuk cokelat naik ke Dan I. Yang sudah Dan I bisa naik ke Dan II. Dengan kegiatan ini daerah bisa mempersiapkan atletnya untuk Prapon,” kata Marsudi.
PB Perkemi menegaskan Shorinji Kempo tidak hanya melatih fisik, tapi juga membentuk karakter. Nilai Bushido, persaudaraan, dan kemanusiaan menjadi dasar latihan.
“Semoga keseragaman teknik dan kualitas pembinaan semakin meningkat. Ini juga langkah awal menyiapkan atlet potensial untuk kompetisi nasional maupun internasional,” tutupnya.(dnl)









