- iklan atas berita -

METRO TIMES ( Ambon ) RAPAT NEGERI TITAWAAI, DALAM PENYAMPAIAN PENETAPAN SK SANIRI BARU , MEMBUAT KERICUAN BESAR ANTAR PJ NEGERI TITAWAAI DENGAN ANAK – ANAK SOA DAN MASYARAKAT.

Rapat negeri Titawaai yang dipimpin oleh Pejabat negeri Titawaai S. Nahuway Jumat 20 Oktober 2023 dari Pukul 14: 00 sampai pukul 17: 00 Wit dalam penyampaian penetapan SK Saniri baru, Oleh PJ negeri Titawaai kepada masyarakat Titawaai ,berdampak kericuan antara Masyarakat, anak – anak soa, dan saniri negeri lama dengan PJ Titawaai.

Informasi yang diterima awak media dari masyarakat, anak – anak soa dan saniri lama lewat via telepon, Bahwa kericuan ini berawal dari Pembacaan SK Saniri PAW oleh PJ Negeri Titawaai S. Nahuway oleh karena itu Masyarakat, saniri lama, dan anak – anak soa dengan PJ snegeri Titawaai akhirnya ricuh. masyarakat, anak – anak soa dan saniri lama naik pitam. dan menolak keras SK saniri PAW. Menurut ketua saniri negeri Titawaai yang lama M.

Nahuway bersama staf Masyarakat menolak SK saniri baru tidak sah dikarenakan tabrak aturan yang berlaku baik karena tidak sesuai dengan aturan adat yang ada di negeri Titawaai dan juga Permennagri no. 110 Tahun 2016 Tentang; Badan Permusyawaratan Desa. Untuk itu masyarakat negeri Titawaai, anak – anak soa serta saniri negeri menolak dengan tegas SK saniri yang baru. Karena pemilihan saniri Baru itu dilakukan sepihak mereka berjalan dari rumah ke rumah dengan secarik kertas untuk menanda tangani persetujuan pengangkatan saniri baru. Suatu Fenomena baru yang muncul di dalam negeri Titawaai yang bertabrakan dengan aturan hukum maupun adat negeri Titawaai. Untuk itu seratus persen masyarakat negeri Titawaai menolak keras SK Saniri yang baru. Masyarakat dan saniri negeri lama serta anak – anak soa menyatakan PJ Bupati Maluku Tengah dan juga camat Nusalaut harus bertanggung jawab atas masalah yang terjadi di negeri Titawaai.

Karena camat menyampaikan kepada saniri negeri yang lama , bahwa akan dibatalkan SK saniri baru tapi kenyataannya SK saniri baru diumumkan kepada masyarakat sehingga terjadi kericuan besar dalam masyarakat .
Masyarakat menyatakan sikap tegas , jangan Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah dan Camat membuat kehancuran dalam negeri Titawaai dikarenakan ada kedekatan dengan orang – orang tertentu yang ada dibelakang masalah ini, untuk
kepentingan pribadi sehingga mengorbankan masyarakat negeri Titawaai.
Ida Tomasoa Metro Time’s

ads