- iklan atas berita -

METROTIMES ( AMBON,) 19 Agustus 2026 — Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Maluku dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Provinsi Maluku yang ke-81 digelar di Ambon, Rabu (19/8). Acara yang berlangsung penuh kekhidmatan ini dibuka secara resmi oleh Ketua DPRD Provinsi Maluku, Benhurd Watubun, dan dihadiri Wakil Gubernur Maluku Abdul Havana, para mantan pemimpin daerah, jajaran Forkopimda, Bupati dan Walikota se-Maluku, serta berbagai elemen masyarakat.

Dalam pidatonya, Gubernur Maluku menekankan bahwa kemajuan Maluku tak bisa diraih secara sendiri-sendiri. “Menghadirkan kerukunan dan memuliakan persaudaraan adalah cara kita orang Maluku membangun peradaban yang luhur. Membangun provinsi ini harus menjadi tanggung jawab kita bersama, dalam satu barisan kebersamaan,” ujarnya. Gubernur juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat apabila sasaran dan target pembangunan belum sepenuhnya tercapai secara maksimal.

Sementara itu, dalam sambutan penutupnya, Ketua DPRD Benhurd Watubun menyadarkan seluruh pihak bahwa meskipun telah berusia 81 tahun — usia yang matang — Provinsi Maluku masih tertinggal dalam hal pembangunan, pelayanan publik, dan kesehatan dibandingkan daerah lain. “Kondisi ini memerlukan intervensi kebijakan yang nyata, baik dari Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi, maupun Pemerintah Kabupaten dan Kota agar Maluku dapat segera keluar dari ketertinggalan ini,” tegasnya.

Benhurd juga menyoroti ketimpangan dalam formula pembagian dana alokasi yang belum mempertimbangkan karakteristik kepulauan Maluku, di mana biaya pelayanan publik menjadi sangat mahal karena masyarakat tersebar di ribuan pulau. Oleh karena itu, Rancangan Undang-Undang Daerah Kepulauan yang sedang diperjuangkan harus segera disahkan untuk mengatasi kesenjangan pembangunan serta meningkatkan konektivitas antar-pulau.

Dewan juga menegaskan komitmennya untuk melindungi hak-hak masyarakat adat sebagaimana diamanatkan Pasal 18B ayat (2) UUD 1945. “Anak Maluku harus menjadi tuan di negeri sendiri. Pembangunan tidak boleh mengorbankan wilayah adat yang telah dikelola secara turun-temurun,” ungkap Benhurd.

ads

Dengan mengusung tema “Maluku Bersatu, Maju Membangun Negeri,” peringatan HUT ke-81 Provinsi Maluku ini diharapkan menjadi momentum persatuan untuk terus berbenah, memperbaiki ketertinggalan, dan mewujudkan kesejahteraan yang merata bagi seluruh masyarakat Maluku.

Dirgahayu Provinsi Maluku ke-81! Maluku Bersatu, Maju Membangun Negeri!. tasya ( Tasya Patty )

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini
This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

Captcha verification failed!
Skor pengguna captcha gagal. silahkan hubungi kami!