- iklan atas berita -

Ribuan Massa GPK Geruduk DPRD Kabupaten Magelang Protes Polusi PT Sidoagung Farm
PERISTIWA SENIN, 28 OKTOBER 2019 , 15:14:00 WIB | LAPORAN: HUDI SOSA

Metro Times (Magelang) Ribuan Massa Gerakan Pemuda Ka’bah (GPK) Magelang dengan bersepeda motor dan kendaraan roda empat memadati halaman kantor DPRD Kabupaten Magelang, untuk menuntut PT Sido Agung Farm bertanggung jawab atas polusi yang ditimbulkannya, Senin siang (28/10/2019).

Disamping itu, GPK juga menuntut Bupati Magelang untuk segera meninjau ulang perizinan beroperasinya pabrik pakan ternak tersebut.

Pimpinan aksi Yanto Petoxs datang bersama ribuan anggotanya yang berpakaian dominan hitam lengkap dengan atribut GPK datang di DPRD Kabupaten Magelang sekitar pukul 12.30 WIB.

Di temui Sekda Kabupaten Magelang Adi Waryanto, Komandan GPK Aliansi Tepi Barat ini menyampaikan keluhan warga sekitar pabrik Sidoagung Farm yang telah banyak meresahkan lingkungan akibat polusi yang di timbulkannya.

“Kami datang ingin bicara dengan Bupati bukan perwakilannya, kalau hanya SKPD yang bicara, maka hanya perdebatan yang ada,” terang Yanto.

ads

Sebelum pabrik beroperasi, lanjutnya, masyarakat banyak menemukan ketimpangan legalitas perizinan. Warga telah mengadukan hal tersebut kepada Pemerintah Kabupaten dan DPRD Kabupaten Magelang namun sampai sekarang belum ada tindakan.

“Kalau memang diperlukan kami bersikap anarkis ya tidak apa-apa, supaya suara knalpot kami bisa membuka telinga para pejabat,” tegasnya.

Perwakilan GPK dari Temanggung, Arif menyatakan siap membantu saudara-saudara GPK di Magelang untuk turun jalan.

“Kami siap mengerahkan massa dari Temanggung jika masalah tidak segera di selesaikan, jangan anggap remeh GPK,” ucap Arif.

Sementara itu, Sekda Kabupaten Magelang Adi Waryanto menyampaikan akan mencatat semua keluhan warga yang di sampaikan melalui GPK.

“Semua yang di sampaikan tadi akan kami gunakan sebagai bahan masukan kami ke Bapak Bupati, secara tupoksi akan di kaji dan di cek di lapangan untuk mengakomodir harapan saudara-saudara kami GPK, nanti hasilnya akan kami sampaikan sesegera mungkin kepada saudara-saudara semua,” jawabnya singkat.

Setelah gagal menemui Bupati, dan hanya beraudiensi dengan Sekda, Yanto Petoxs keluar ruangan menemui massa GPK yang menunggu di halaman Pemerintah Kabupaten Magelang.

Sempat terjadi insiden di halaman kantor Pemerintah Kabupaten Magelang, dimana motor seorang anggota GPK terbakar di tengah kerumunan massa, hingga terjadi kepanikan, beruntung petugas keamanan Pemeruntah Kabupaten sigap memadamkan api dengan tabung gas pemadam yang ada di Komplek Pemerintah Kabupaten Magelang.

Tidak ada korban jiwa hanya motor terbakar bagian joknya diduga karena bahan bakar bocor terkena percikan api dari mesin motor. Massa membubarkan diri dengan di kawal petugas Kepolisian. (Rif)