
METROTIMES ( Ambon )– Menyambut Hari Bhayangkara ke-80 yang diperingati pada 1 Juli 2026, Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease menggelar Doa Bersama Lintas Agama di Lapangan Mapolresta Ambon, Selasa (30/6/2026). Kegiatan yang berlangsung khidmat ini menjadi simbol rasa syukur sekaligus ikhtiar spiritual untuk memohon perlindungan dan kekuatan bagi seluruh personel Polri dalam menjalankan tugas pengabdian kepada masyarakat.
Dengan mengusung tema “Polri untuk Masyarakat”, doa bersama diikuti oleh seluruh personel Polresta Ambon dari berbagai satuan fungsi. Momentum tersebut tidak hanya menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara, tetapi juga mencerminkan komitmen Polri dalam menjaga nilai-nilai toleransi, persatuan, dan keharmonisan di tengah keberagaman.
Suasana penuh kekhusyukan terasa ketika para pemuka agama secara bergantian memimpin doa sesuai keyakinan masing-masing. Kebersamaan lintas agama yang terjalin menjadi gambaran nyata semangat persaudaraan serta tekad bersama untuk menjaga kedamaian dan kerukunan di Kota Ambon.
Melalui doa yang dipanjatkan, seluruh personel memohon kepada Tuhan Yang Maha Esa agar senantiasa diberikan kesehatan, keselamatan, kekuatan, serta kebijaksanaan dalam mengemban amanah sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
Kapolresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease menegaskan bahwa doa bersama lintas agama merupakan momentum refleksi atas perjalanan panjang pengabdian Polri sekaligus penguat komitmen untuk terus meningkatkan profesionalisme, integritas, dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Melalui doa bersama lintas agama ini, kita memohon penyertaan Tuhan Yang Maha Esa agar seluruh personel Polri, khususnya Polresta Ambon, senantiasa diberikan perlindungan dan kekuatan dalam menjalankan amanah menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Semangat Hari Bhayangkara ke-80 hendaknya menjadi motivasi untuk terus menghadirkan pelayanan yang humanis, profesional, dan semakin dicintai masyarakat,” ujar Kapolresta.
Ia menambahkan, semangat Hari Bhayangkara bukan sekadar peringatan seremonial, melainkan momentum untuk memperkuat tekad seluruh insan Bhayangkara dalam membangun kepercayaan publik melalui pelayanan yang responsif, transparan, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan penuh khidmat. Doa bersama lintas agama ini menjadi penegasan bahwa keberagaman merupakan kekuatan yang harus terus dirawat, sekaligus memperkuat sinergi antara Polri, tokoh agama, dan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga keamanan serta ketertiban di wilayah hukum Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease.
Memasuki usia ke-80, Polri diharapkan semakin kokoh sebagai institusi yang profesional, modern, dan terpercaya, sejalan dengan tema “Polri untuk Masyarakat”, dengan terus menghadirkan pelayanan terbaik serta mengedepankan pendekatan yang humanis demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman, damai, dan kondusif. ( Tasya Patty )




