
Metro Times (Magelang) Presidium Pendukung PRABOWO-SANDI Jateng-DIY bertekad pecahkan rekor dunia dengan menggelar ‘Gandengan Tangan Salam Dua Jari Dan Salam Kemenangan Prabowo-Sandi Terpanjang di Indonesia Dan di Dunia’ mulai dari Pintu Gerbang Jateng (Tugu Ireng Salam Magelang) sampai sepanjang-panjangnya, pada Jumat mendatang tanggal 1 Maret 2019.
Menurut Koordinator aksi yaitu Anang Imamuddin ketika di wawancarai oleh wartawan mengatakan, rencananya kegiatan gandengan tangan terpanjang se Indonesia dan Dunia salam dua jari Prabowo-Sandi ini akan dilaksanakan pada Jumat mendatang sehabis Sholat Jumat, Â (1 Maret 2019) pukul 13.00 – 15.00 wib, karena kunci kemenangan Prabowo-Sandi adalah Jawa Tengah.
“Kami mengambil tanggal 1 Maret 2019 karena pada tanggal tersebut bertepatan dengan Semangat Serangan Oumoem 1 Maret. Dan kami dari Presidium Pendukung Prabowo-Sandi Jateng-DIY mengundang seluruh pendukung Prabowo-Sandi di seluruh Indonesia dan Dunia untuk bergabung dalam aksi pemecahan rekor ini” terang Koordinator aksi, Anang Imamuddin, saat dikonfirmasi wartawan Metro Times, Rabu pagi (26/2).
Saat ini yang sudah mendaftarkan diri untuk mengikuti aksi gandengan tangan terpanjang ini, sudah ada 153 organisasi mulai dari Magelang, Muntilan, Wonosobo, Salatiga, Solo, Semarang, Banten, Jakarta, Bali, dan masih banyak lagi. Dan kemungkinan sampai hari pelaksanaan besok, masih akan terus bertambah lagi, karena undangan ini bersifat terbuka bagi para pendukung Prbowo-Sandi se Indonesia.
“Kemenangan Prabowo-Sandi ada di Jawa Tengah. Di mulai dari Kecamatan Salam, kita akan sampaikan ‘Salam Kemenangan Untuk Prabowo-Sandi’. Maka dari itu kami mengajak semua pendukung Prabowo-Sandi dimanapun berada untuk hadir dalam acara tersebut” jelas Anang.
Bagi yang ingin bergabung dengan aksi gandengan tangan ini, bisa Contact Person pada Anang Imamuddin, S.P (0811 263 393) dan Fatkhul Mujib (085 726 944 163).
MURI (Museum Rekor Indonesia) sebagai Lembaga Pertama di Indonesia dalam mencatat rekor prestasi superlatif yang reputasinya telah diakui kredibelitasnya, tertarik dan siap untuk mencatat kegiatan ini sebagai Rekor Indonesia yang baru, memecahkan catatan rekor lama 100 ribu peserta sepanjang 31 km di Kendal pada tanggal 10 Maret 2004. (Arif)




