- iklan atas berita -

METRO TIMES ( Ambon ) Sangat di sesali Kenerja Pj. Negeri titawaahi  yang tidak bekerja dengan baik dan sangat menyalahi ketentuan yang ada.

Saniri Negeri Titawaai, kecamatan Nusalaut, Kabupaten Maluku Tengah (Malteng) resah dan kecewa terhadap kinerja Pj Negeri Titawaai L Sahuburua

Pasalnya, selama masa jabatan LS sebagai Pj Negeri Titawai tidak pernah ada menjalin hubungan baik dengan para saniri Negeri Titawai, bahkan semua anggaran yang diterima tidak pernah diketahui oleh saniri dan juga masyarakat Titawaai, penggunaan anggaranpun tak pernah diketahui oleh saniri.

Bahkan, setiap pencairan dana yang didapatkan oleh saniri negeri dari salah satu petugas bank yang namanya enggan disebutkan bahwa sudah beberapa kali Pj Negeri Titawaai itu pergi ke Masohi untuk mencairkan uang di Bank sendiri tanpa di dampingi oleh bendahara Negeri Titawaai .

Hal itu diungkapkan oleh ketua Saniri Negeri Titawaai, M Nuhuway pada media ini, Senin 26/06/23.

ads

Nuhuway katakan, bukan saja itu yang membuat saniri negeri Titawaai resah, tapi informasi yang didapati oleh saniri negeri Titawaai bahwa PJ. Negeri Titawaai L Sahuburua telah memilih saniri yang baru untuk menggantikan posisi saniri yang lama dan itu pun dipertegaskan oleh Pj L Sahuburua sendiri kepada media Beritasumbernews.com beberapa waktu lalu.

“Pj Titawaai L Sahuburua Menyatakan bahwa SK Saniri baru sudah dibuat tinggal Bupati menandatangani dan Saniri akan segera dilantik oleh Bupati.” ungkap Nuhuway mengutip pembicaran Pj Titawaai.

Lanjutnya, apa yang dikatakan Pj itu bertantanggan dengan masa jabatan para saniri negeri, mengingat masa tugas saniri negeri itu selama 6 tahun dan masa jabatan masih agak lama.

“Ada apa hingga Pj Titawaai harus menggantikan Saniri apakah karena Saniri perna menegur Pj Neg Titawaai saat setiap dana apapun yang masuk dan pembuatan RAP tidak diketahui atau mungkin saja karena ketegasan ketua saniri dan rekannya terhadap L Sahuburua sehingga LS mau menggantikan kami.” papar ketua Saniri M Nahuway

Kami saniri minta tambahnya, kalau boleh petugas yang mempunyai wewenang dalam mengaudit setiap masuk keluar anggaran dapat Segera mengaudit atau memeriksa Pj L Sahuburua.

“Bukan saja Saniri negeri adapun beberapa masyarakat yang masuk dalam Team Verifikasi yang menemui media. meminta agar dari Inspektorat maupun Kejaksaan dalam pemeriksaan anggaran-anggaran dari tahun 2016-2022 di negeri Titawaai agar jangan ada campur tangan pihak-pihak tertentu untuk menghalangi pemeriksaan dan- dana yang ada.” harap Nuhuway

Menurutnya, karena ada ditemui kasus salah penggunaan dana di negeri Titawaai tapi data tersebut disingkirkan bahkan Kacapjari Saparua yang menangani kasus tersebut pun kena imbas sehingga Kacapjari Saparua dipindahkan ke Tual.

Nuhuway, meminta apabila Jaksa yang telah menerima laporan penyalah gunaan dana, masalah ini tolong minta laporan pertanggung jawaban dari bendahara dan Pejabat.

“Team Verifikasi dan saniri negeri Titawaai juga berharap hasil pemeriksaan Inspektorat maupun laporan masyarakat yang telah diterima oleh Jaksa harus berjalan sampai tuntas sehingga tidak merugikan negara dan juga masyarakat negeri Titawaai.” tandas Nuhuway.