
METRO TIMES ( Ambon ) Momen pengambilan rapor tahun ajaran 2023/2024 dimanfaatkan oleh SMP Negeri 19 Tallake untuk menyajikan pentas seni dan gelar karya siswa Kegiatan ini merupakan puncak acara dari berbagai macam ekstrakurikuler yang diikuti siswa-siswi,Senin(26/06/2023)
Kepala dinas pendidikan kota Ambon F Ki Tasso dalam keterangannya pada insan media terkait dengan kegiatan hari ini
Menurut beliau ,”Ini gelar karya maupun dengan pengukuhan sanggar SMP 19 memang salah satu wujud dari implementasi kurikulum merdeka dimana sekolah ini sudah menerapkan IKM untuk mandiri berubah artinya kalau dalam IKM itu ada 3 komponen,mandiri 3 tingkatan,belajar,berubah dan berbagai,dan dengan demikian mereka harus menerapkan prinsip prinsip dari kurikulum merdeka sala satunya untuk peningkatan aspek non komoniti ya itu penguatan karakter, dan penguatan profil Pancasila bagaimana meningkatkan karater dari siswa,
Lanjut Tasso hari ini mereka bagaimana melakukan pagelaran terhadap karya karya yang di buat oleh siswa baik secara individu maupun secara kolektif,
Tadi testimoni saya bahwa kita melihat karya karya ini benar benar di hasilkan oleh siswa,selain di lihat dari hasil karyanya maupun dari wawancara kita yang tehadap para siswa itu mereka mampu menjelaskan proses prosesnya..dan tadi juga di tampilkan bagaimana proses yang di buat oleh para siswa hal ini yang kita selalu harapkan,
Walaupun hasilnya mungkin kwalitas nya tidak sama dengan kualitas yang di hasilkan seorang profesional, Tetapi paling tidak pada level di satuan pendidikan SMP ini mereka sudah tahu prosesnya atau cara pembuatan,Hal ini juga akan menjadi bekal di kemudian hari dimana nanti mereka tingkatan lagi kualitasnya, Tetapi jam ini sudah bisa menjadi bekal untuk menuju ke introproduktif,jadi bagaimana anak anak ini bisa mandiri,bisa kreatif,dalam mengembangkan kreativitas maupun inovasi mereka,hal ini yang kita harapkan sekali lagi.pungkas
Di kesempatan yang sama kepala sekolah SMP negeri 19,Ibu Novi Gaspersz S.P.d mengatakan terkait dengan kegiatan hari ini adalah implementasi dari kurikulum merdeka merdeka walaupun kami SMP 19 bukan sekolah penggerak,Tapi kaki adalah sekolah yang menjalankan kurikulum merdeka opsi berubah,jadi kalau sekolah yang sudah menjalankan atau mengimplementasi kurikulum merdeka otomatis dia wajib bikin gelar karya
Karena itu kita buat gelar karya sesuai dengan apa yang diminta,atau apa yang dituntut oleh kurikulum merdeka
Lanjut Gaspersz,”Tentu sebagai saya sebagai pemimpin sebagai yang bertanggung jawab untuk lembaga ini selalu mensuport dan memberikan penguatan untuk anak-anak untuk terus berinovasi terus berkarya untuk meningkatkan kompetensi mereka terutama untuk nanti mereka bermakna untuk nantinya ketika mereka dewasa mereka bisa mengimplementasi hal-hal baik khususnya kearifan lokal di masyarakat,
Dan harapan kami tentu sebagai sekolah bagian dari dinas pendidikan kota tentu mengharapkan bahwa dinas pendidikan kota selalu membimbing menuntun kita sekolah-sekolah yang walaupun bukan sekolah penggerak tetapi terus maju dan berpacu meningkatkan kualitas dan mutu sekolah.Pungkas beliau




