
Metro Times (Purworejo) Ketua Pramuka Kwarcab Purworejo Drs Pram Prasetyo Achmad MM mengukuhkan dan melantik 40 pembina Pramuka gugus depan sebagai Pembina Pramuka Mahir Tingkat Lanjutan golongan penggalang. Pengukuhan berlangsung di Sanggar Bhakti Pramuka hari ini Rabu (10/11), yang dihadiri Waka Bimuda Soekoso DM SPd, Waka Binawasa Dra Titik Mintarsih MPd, Kepala Pusdilatcab Kuntari Watini SPd MPd, dan sejumlah pengurus.
Ketua Kwarcab Purworejo Pram Prasetyo berharap, pembina pramuka mahir yang telah dikukuhkan ini supaya segera mengimplementasikan ilmunya di gugus depan masing-masing. Terutama ilmu yang didapat selama mengikuti kursus Pembina Pramuka mahir tingkat lanjutan
Pembina Pramuka mahir dituntut memiliki tanggungjawab dalam mendidik anak-anak sebagai generasi penerus bangsa. Khususnya anak-anak yang akan menjadi pengisi pembangunan dan kemajuan di Kabupaten Purworejo. “Saya percaya para pembina mahir mampu mengantarkan pendidikan kepramukaan untuk anak-anak didik menuju kesuksesan,” tutur Pram.
Sementara itu Waka Binawasa Titik Mintasih dalam sambutannya mengatakan, pembina mahir adalah pembina profesional yang mengetahui persis kebutuhan peserta didik, yang mengetahui persis bagaimana menerapkan sistem among dan mengetahui persis mewujudkan gugus depannya. Pembina profesional harus mengamalkan kode kehormatan yaitu Dasa Dharma dan Trisatya.
“Untuk mendapatkan selendang mahir harus melalui Kursus Pembina Mahir Tingkat Lanjutan (KML), maka selendang ini sebagai tanda untuk lebih giat dalam melaksanakan kepramukaan terutama dalam mendidik anak-anak,” tandasnya.
Ambalan cabang penggalan Iwan Kusni menjelaskan, proses menjadi Pembina Pramuka Mahir Tingkat Lanjutan antara lain harus mengikuti KML selama 5 hari, kemudian mengikuti masa pengembangan selama 6 bulan dimana harus melakukan praktek di Gugus Depan. Kemudian peserta mebuat laporan dan adminstrasi. Sedangkan yang mendapatkan selelndang mahir yang dinaytakan lulus sertifikasi KML, setelah itu diberi tanda kualifikasi pembina. (dnl)




