- iklan atas berita -

MetroTimes (Surabaya) – Pengurus Wilayah (Pengwil) Jawa Timur Ikatan Notaris Indonesia (INI) dalam rangkaian kegiatan memperingati Hari Ulang Tahun INI ke 114, menyelenggarakan kegiatan donor darah yang diikuti Pengda-Pengda INI se-Jatim di UDD PMI, Jalan Embong Ploso Surabaya, Kamis (14/6/2022).

Ketua Pengwil Jatim INI Siti Anggraenie Hapsari S.H., M.H., menyampaikan, Donor darah ini merupakan rangkaian kegiatan dari Notaria Fest 2022. Kegiatan HUT INI ke 114 yang dinamai Notaria Fest banyak sekali aktivitasnya, mulai dari kegiatan Gathering internal kemudian ada acara untuk olahraga, dan ini acara Bakti sosial dengan donor darah yang merupakan rangkaian kegiatan dari tahun ke tahun sebenarnya. Tetapi selama 2 tahun kemarin karena pandemi kita mungkin tidak efektif melakukan donor darah, makanya sekarang kita lakukan Baksos donor darah dalam rangkaian kegiatan HUT INI.

Donor darah wujud Kepedulian dari Anggota dan Pengurus Wilayah Ikatan Notaris Indonesia Jawa Timur terhadap Sesama.

ads

 

“Harapan saya, donor darah ini jangan hanya karena seremonial ulang tahun yang diadakan satu tahun sekali, tetapi setelah ini rekan-rekan Notaris dan PPAT yang ada di Jawa Timur rutin berdonor darah,” terang Henny sapaannya.

Ia melanjutkan, Kondisi pandemi sudah mulai menurun dan membaik, maka kita yang sudah biasa rutin melakukan donor darah, harapannya untuk tetap bisa melanjutkan untuk tetap donor darah karena tentunya ketersediaan dari PMI akan darah ini mungkin berkurang. Jadi apa yang bisa kita lakukan untuk membantu kemanusian ini mudah-mudahan rekan-rekan juga bisa membantu kegiatan-kegiatan kemanusian.

Kemarin umat muslim merayakan Hari Raya Idul Adha atau Hari Raya Qurban, yang mempunyai arti keikhlasan. Lanjut Henny, Kegiatan donor darah ini kalau dihubungkan dengan qurban lebih ke jiwa pengorbanan, Ikhlas untuk berkorban. Berkurban itu bisa tenaga, bisa materi, dan bisa seperti donor darah, artinya untuk orang lain. Ini bukan suatu keterpaksaan, melainkan suatu keikhlasan kita, karena kita merasa apa yang kita berikan itu memberikan manfaat yang besar buat orang lain.

“Menolong nyawa, menolong jiwa, saya rasa ini adalah satu keikhlasan dari kita yang besar. Mudah-mudahan oleh Allah SWT pastinya akan memperoleh kelimpahan keberkahan, memperoleh pengganti, dan dicatat sebagai amal perbuatan kita saat kita di dunia. Dan mudah-mudahan dengan pengorbanan semacam ini menjadi satu sinergi saling terkait, artinya kegiatan donor darah ini sangat relevan sebagai bagian pelaksanaan dari hari besar keagamaan kita kemarin yaitu Idul Adha,” pungkasnya.

Sementara di tempat yang sama Kepala Bagian Pelayanan dan Humas UDD PMI Surabaya dr. Wandai Rasuteja, menyampaikan, Selama pandemi Covid-19, penurunan pendonor darah bisa sampai mencapai 60% dari biasanya. Jadi betul-betul sangat rendah sekali, stok kami sangat menipis terutama saat tinggi-tingginya pasien-pasien Covid.

Ia melanjutkan, Memang masa pandemi itu berimbasnya luar biasa, karena banyak sekali instansi biasanya bekerjasama dengan kami untuk mobil unit donor darah akhirnya mereka menunda untuk melakukan donor darah. Jadi penurunan pendonor ini sangat signifikan. Tetapi setelah pandemi ini menurun untuk saat-saat ini kita mulai stabil dan alhamdulillah untuk permintaan Rumah Sakit sampai saat ini sudah bisa terpenuhi 100%.

“Kami melayani khusus Surabaya dengan Rumah Sakit di luar Surabaya, bahkan di luar pulau. Permintaan memang harus mengkhususkan Surabaya, kalau selama stok masih banyak, permintaan dari luar kita penuhi, tapi kita tetap mengutamakan dari Surabaya,” imbuhnya. (nald)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

The reCAPTCHA verification period has expired. Please reload the page.
Captcha verification failed!
Skor pengguna captcha gagal. silahkan hubungi kami!