
Metro Times (Magelang) Santri yang hanyut saat mandi di sungai Balong Pirikan, Secang, Kabupaten Magelang, kemarian siang, hari ini telah diketemukan oleh nelayan di kawasan Laut Selatan tepatnya di daerah Srandakan Bantul Yogyakarta, Sabtu Pagi (16/2).
Kapolsek Secang Polres Magelang Polda Jawa tengah AKP Purwanto, S.H., M.H, membenarkan penemuan korban tersebut dan pihaknya bersama anggota dari Polsek, BPBD Kabupaten Magelang, dan pihak keluarga telah menjemput jenazah di Polsek Srandakan Bantul.
“Saya bersama anggota dan BPBD Kabupaten Magelang, mendampingi keluarga korban menjemput jenazah di Polsek Srandakan Bantul” terangnya.
Dari keterangan pihak keluarga yang diwakili oleh Era Bangun Karyono (47), warga Rejosari Mungkid Magelang, membenarkan temuan tersebut merupakan jenazah Sylvian Marcelano Pratama (17), yang merupakan santri dari Pondok Pesantren Nurul Islam Pirikan Secang, dan alamat rumah Jalan Bengkong Abadi I, Pioner Blok D Nomor 370 Bengkong, Laut Batam.
“Ya itu memang jenazah keluarga kami Sylvian, dilihat dari ciri-ciri bekas jahitan di bagian tangan sebelah kiri dan luka bekas penyakit kulit di kaki, dan dia meninggal karena hanyut di sungai Bolong, Pirikan, Secang kemarin siang, Jumat (15/2)“ ucap Era Bangun Karyono.
“Korban ditemukan oleh nelayan dalam kondisi meninggal dunia dan terdapat luka-luka di bagian kepala, dan tadi oleh pihak Polsek Srandakan, jenazah telah diserahkan kepada pihak keluarga, dan saat berita ini kami susun, Ambulance pembawa jenazah masih dalam perjalanan dari Srandakan menuju Pondok Nurul Islam Secang,” pungkas Purwanto. (Arif)




