
Metro Times (Magelang) Kepala Departemen Militer Umum (Kadepmilum) Akmil, Kolonel Arm Edi Yusnandar SAP yang mewakili Gubernur Akmil, membuka secara resmi kegiatan Aplikasi Pengetahuan Teritorial Taruna/Taruni Tingkat III/Sermadatar TP 2018/2019 selama 2 hari, dimulai hari ini tanggal 27 dan 29 November 2018 di Lapangan Datasemen Demonstrasi dan Latihan (Dendemonlat) Akmil Magelang. Rangkaian kegiatan ini dilaksanakan di sekitar Dusun Bonjitan Desa Sukorejo Kecamatan Mertoyudan Kabupaten Magelang, Rabu (27/11).
Dalam amanatnya Kadepmilum Akmil menegaskan, bahwa Pembinaan Teritorial (Binter) merupakan fungsi utama TNI AD. Dengan demikian, sebagai prajurit harus memahami dan mampu mengimplementasikan Binter dimanapun bertugas, baik di Satuan Tempur (Satpur), Satuan Bantuan Tempur (Satbanpur), Satuan Kewilayahan (Satwil), Satuan Bantuan Administrasi (Satbanmin) dan Satuan Lembaga Pendidikan (Satlemdik). Dalam pelaksanaannya Binter diselenggarakan menggunakan 3 metode, yaitu Pembinaan Komunikasi Sosial (Binkomsos), Pembinaan Perlawanan Wilayah (Binwanwil) dan Bakti TNI.
Binter adalah fungsi utama TNI AD, dengan dilakukannya kegiatan ini diharapkan menjadi kader pimpinan di lingkungan satuan TNI AD, khususnya Taruna/Taruni Tingkat III/Sermadatar, pada Semester V mendapatkan pelajaran Pengetahuan dan Ketrampilan tentang Binter.
Deppengmilum Akmil sebagai pengampu materi, membekali Taruna/Taruni Akmil Tingkat III/Sermadatar dalam mengisi ketrampilan para Taruna/Taruni untuk diaplikasikan di masyarakat dalam bentuk praktek, khususnya pada masyarakat di Dusun Bonjitan Sukorejo Mertoyudan.
Esensi Aplikasi metode teritorial secara nyata Taruna/Taruni pada kegiatan ini adalah kegiatan Komsos, yang pertama yaitu Bakti TNI masyarakat Dusun Bonjitan yaitu perbaikan Masjid, jalan, pos ronda dan lapangan sepak bola. Sedangkan yang kedua berupa Binkomsos kepada masyarakat dan Aparat Pemerintah Desa, dan yang ketiga adalah pembinaan perlawanan kewilayahan.
“Dari ketiga itu saya harapkan para Taruna/Taruni dapat mengaplikasikam pengetahuan yang sudah diterima di lembaga, sehingga nantinya dapat mensikapi pengambilan kebijagan dengan melihat suasana di masyarakat, menganalisa, mengambil keputusan yang luwes setiap permasalahan di sekililingnya” terang Kadepmilum Akmil.
“Aplikasi teritorial yang dilaksanakan oleh para Taruna/Taruni ini diharapkan dapat dijadikan bekal kepada para Taruna/Taruni setelah mereka menempuh penugasan yang sebenarnya di lapangan nantinya” tambah Kadepmilum Akmil, Kolonel Arm Edi Yusnandar SAP. (Arif)




