
Metro Times (Purworejo) Kodim 0708 Purworejo menerima kunjungan Tim Sergap (serap gabah petani)dari Mabesad Kolonel ARH Bambang S. Pada hari Jumat(14/9). Kunjungan tersebut dalam rangka pengawasan dan peninjauanan penyerapan gabah yang di lakukan di wilayah Kabupaten Purworejo.
Kunjungan Tim Sergap ini diterima langsung oleh Komandan Kodim 0708 Purworejo Letkol Infanteri Muchlis Gasim S.H.M,Si.,Kadistan Ir.Bambang Sudibyo, Kepala Bulog Wilayah Kedu Ir.Emelia, Kepala gudang bulog Purworejo Ir Diki, Perwira Kodim dan pengusaha gilingan padi di wilayah Kabupaten Purworejo.
Komandan Kodim 0708 Purworejo Letkol Infanteri Mukhlis Gasim S.H.M,Si.megatakan kunjungan ini dalam rangka pengecekan ke lapangan tentang upaya serap gabah dalam rangka untuk meningkatkan ketahanan pangan nasional kususnya di wilayah Kabupaten Purworejo.
“Setelah terjun ke lapangan kita mengetahui ada beberapa permasalahan dari mitra bulog dan bulog itu sendiri sehingga bulog yang selama ini berhenti menyerap gabah dari petani ,karena ada perubahan BPNT yang tadinya bulog menjadi mitra pemerintah daerah sekarang di lepas ke swasta sehingga mitra bulog tidak lagi mensupot ke bulog.”jelas Dandim.
Lebih lanjut Dandim berkomitmen untuk ke depan, Kodim akan berkordinasi dengan pemerintah daerah dan bulog agar bisa membuat mekanisme penyerapan gabah lokal Purworejo yang bisa membuat petani dan mitra bulog berjalan, sehingga di purworejo harga bisa di tekan dan ketersediaan beras serta cadanagan beras bisa naik dan mencapai standar.
“Saya berharap setelah permasalahan ini di pecahkan di Purworejo nantinya harga bisa di tekan dan program swasembada pangan menuju kedaulatan pangan nasional akan tercapai.”imbuh Dandim.
Sementara itu Kolonel ARH Bambang S berharap agar Danramil dan babinsa bisa membantu penyerapan gabah lewat mitra bulog dari petani lalu di setor ke bulog agar bulog bisa mencapai target yang di tentukan dari pimpinan atas.
“Kalau bulog tidak bisa menyerap dan tidak ada stok indikasinya ketahanan pangan tidak siap sehingga akan mengakibatkan Pemerintah akan mengimpor beras dari negara luar.pungkasnya.(Daniel)





