
Metro Times (Kendal) Petani Desa Margorejo Kecamatan Cepiring Kabupaten Kendal Jawa Tengah gelar acara Tingkep Tandur di halaman Rice Mile Margo Utomo yang berada di pematang sawah dekat gardu tani setempat.
Tingkep tandur digelar petani sebagai bentuk rasa syukur para petani kepada Tuhan dan sekaligus memohon kepada Tuhan agar tanaman para petani yang mendekati masa panen diberi hasil yang melimpah serta dijauhkan dari serangan hama.
Kepala Desa Margorejo, Suyoto, mengatakan, acara tingkep tandur merupakan tradisi warisan leluhur yang rutin digelar tiap tahun.
“Tingkep tandur juga merupakan bentuk rasa syukur para petani dan semoga dengan syukuran atau sodakoh ini permintaan para petani dikabulkan Allah,” terang Suyoto, sabtu (20/7/2019).
Ia juga mengatakan, acara tingkep tandur selain untuk melestarikan budaya juga dijadikan para petani sebagai ajang mengumpulkan para petani yang selama ini sibuk dengan kegiatan masing-masing.
“Dengan berkumpul para petani jadi bisa saling bertukar informasi dan tentunya menjadikan hubungan para petani lebih dekat satu sama yang lain, juga dekat dengan perangkat desa dan kepala desa,” imbuhnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kendal, Sucipto sangat mengapresiasi acara tingkep tandur Desa Margorejo.
“Acara seperti ini patut di apresiasi karena dengan acara ini baik para petani, perangkat desadesa dan dinas, bisa lebih dekat dan mudah dalam berkomunikasi,” ungkapnya.
Ainurrohim, salah seorang Tokoh Agama Desa Margosari menjelaskan bahwa acara Tingkep Tandur merupakan kegiatan nguri-nguri budaya warisan leluhur.
“Acara ini jangan dianggap atau dinilai sirik, karena dengan syukuran ini petani meminta kepada Allah agar hasil panennya melimpah dan dijauhkan dari serangan hama,” katanya.(Gus)




