- iklan atas berita -

METROTIMES ( Semarang ) 11 September 2026 — Akademi Kepolisian (Akpol) terus melakukan pembenahan dan
modernisasi fasilitas pendidikan sebagai bagian dari penguatan kualitas pembentukan calon perwira
Polri. Komitmen tersebut ditandai dengan peletakan batu pertama renovasi ruang makan Taruna
dan fasad Resimen Taruna Akpol, serta peresmian Laboratorium Komputer oleh Wakil Kepala
Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H.,
M.Hum., M.Si., M.M.

Kegiatan tersebut dihadiri Kalemdiklat Polri, Gubernur Akpol, para Pejabat Utama Lemdiklat
Polri, Pejabat Utama Akpol, perwakilan Alumni Akpol 1996, Alumni Akpol 2001, serta
perwakilan Alumni Akpol 2013.

Pembenahan fasilitas meliputi renovasi ruang makan Taruna, fasad
gedung Resimen Taruna, penataan taman, serta pengembangan sarana pembelajaran berbasis
teknologi. Renovasi ruang makan diarahkan agar mampu memenuhi kebutuhan Taruna yang
jumlahnya dapat mencapai sekitar 1.000 orang, sementara desain fasad dan fasilitas lainnya
diselaraskan untuk memperkuat karakter dan identitas Akpol.
Pengembangan fasilitas Akpol tersebut merupakan bagian dari gagasan modernisasi yang semakin
diperkuat sejak 2024, termasuk melalui pembelajaran dari pengelolaan fasilitas di Akademi Militer.
Pembenahan dilakukan dengan tetap mempertahankan karakter khas Akpol, mulai dari gerbang,
gedung Gubernur, ruang makan, hingga fasilitas Taruna.
Kontribusi alumni menjadi bagian penting dalam proses pengembangan tersebut. Alumni Akpol
1996 turut memberikan dukungan dalam renovasi fasilitas, termasuk pembangunan dapur beserta
perlengkapannya. Alumni Akpol 2001 turut berkontribusi dalam pembangunan fasilitas kepolisian,
sedangkan Alumni Akpol 2013 memberikan kontribusi konkret melalui penyediaan dan
penyempurnaan Laboratorium Komputer.
Dalam arah pengembangannya, Akpol tidak hanya berfokus pada pembenahan fisik, tetapi juga
melakukan transformasi pendidikan melalui digitalisasi, kelas tematik, penguatan pendidikan
vokasi, serta peningkatan praktik dan pengalaman lapangan. Perubahan tersebut diarahkan
untuk membentuk lulusan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, memiliki kemampuan
analisis dan pemecahan masalah, serta siap menjadi the next leader di lingkungan Polri.
Penguatan pengalaman lapangan juga menjadi perhatian penting. Taruna dipersiapkan untuk
memahami secara langsung berbagai persoalan kepolisian di tingkat kewilayahan, khususnya di
Polsek yang menjadi salah satu ujung tombak pelayanan kepada masyarakat. Dengan pengalaman
tersebut, lulusan diharapkan mampu mengidentifikasi persoalan, melakukan pembenahan, dan
meningkatkan kualitas pelayanan ketika nantinya dipercaya menjadi pemimpin di satuan
kewilayahan.
Modernisasi fasilitas dan transformasi pendidikan tersebut berjalan beriringan dengan penguatan
tata kelola pembangunan. Penyelarasan desain fasad, renovasi, dan pelaksanaan pembangunan
menjadi perhatian agar setiap pekerjaan terintegrasi dan tidak saling bertentangan. Pelaksanaan
pembangunan juga didorong melibatkan kontraktor daerah serta koordinasi antar polda dan satuan
pendidikan untuk mempercepat realisasi program.Wakapolri menekankan pentingnya meritokrasi, kompetensi, dan pengalaman lapangan dalam
menyiapkan pemimpin Polri masa depan. Para Taruna tidak cukup hanya menguasai teori, tetapi
harus memiliki pengalaman menghadapi berbagai karakteristik wilayah dan persoalan masyarakat
melalui pembelajaran serta rotasi pengalaman yang relevan.
Pembenahan Akpol pada akhirnya diarahkan pada satu tujuan utama, yakni membangun lembaga
pendidikan Polri yang modern, representatif, berkarakter, dan mampu menghasilkan sumber
daya manusia unggul. Dengan dukungan Lemdiklat Polri, Akpol, serta kontribusi para alumni,
pengembangan fasilitas dan metode pendidikan diharapkan semakin mampu me

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini
This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

Captcha verification failed!
Skor pengguna captcha gagal. silahkan hubungi kami!