
MetroTimes(Sleman)-Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa beserta jajaran menghadiri perayaan Malam Paskah di Gereja St. Petrus dan Paulus Babadan, Wedomartani, Ngemplak, pada Sabtu (4/6/2026). Kehadiran rombongan disambut hangat oleh Pastor Paroki, Antonius Saptana Hadi, Pr, serta seluruh umat Katolik yang hadir.
Suasana khidmat dan penuh kebersamaan mewarnai perayaan Malam Paskah tersebut. Momentum ini tidak hanya menjadi perayaan keagamaan, tetapi juga mempererat tali persaudaraan antarumat beragama di Kabupaten Sleman.
Dalam sambutannya, Danang Maharsa mengucapkan selamat Paskah kepada seluruh jemaat. Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada umat Katolik yang telah berperan aktif dalam menjaga kerukunan, toleransi, serta mendukung berbagai program pembangunan di Kabupaten Sleman.
“Melalui semangat Paskah ini, saya mengajak semua untuk terus memperkuat rasa persaudaraan, meningkatkan kepedulian sosial, serta bersama membangun Sleman yang toleransi, penuh kasih dan kedamaian,” ujarnya.
Perayaan Paskah tahun ini mengangkat tema “Gereja Berjuang Menghadirkan Masyarakat yang Bahagia dan Sejahtera”. Menurut Danang, tema tersebut mengandung makna mendalam tentang harapan, kebangkitan, serta panggilan bagi setiap individu untuk menjadi pembawa terang dan kasih di tengah kehidupan bermasyarakat.
“Gereja merupakan tempat ibadah sekaligus bagian penting dari pembangunan karakter dan moral masyarakat,” kata Danang.
Sementara itu, Pastor Paroki Gereja St. Petrus dan Paulus Babadan, Antonius Saptana Hadi, Pr, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kehadiran Wakil Bupati Sleman beserta jajaran dalam perayaan Malam Paskah tersebut.
Ia menilai kehadiran pemerintah daerah menjadi wujud nyata dukungan terhadap kehidupan beragama yang harmonis di tengah masyarakat yang majemuk.
“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas kehadiran Bapak Wakil Bupati Sleman. Ini menjadi bentuk perhatian dan dukungan pemerintah terhadap umat beragama, sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dan toleransi di Kabupaten Sleman,” ungkapnya.
Pastor Antonius juga mengajak seluruh umat untuk menjadikan momentum Paskah sebagai sarana refleksi diri, memperkuat iman, serta meningkatkan kepedulian terhadap sesama, khususnya dalam membangun kehidupan sosial yang rukun dan damai.
Perayaan Malam Paskah tersebut berlangsung dengan lancar, penuh khidmat, serta diakhiri dengan doa bersama sebagai harapan akan terciptanya kehidupan masyarakat Sleman yang semakin harmonis, sejahtera, dan berkeadaban.(JQ)




