- iklan atas berita -

Metro Times (Plantungan)— Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Pemuda Plantungan menggelar pelatihan skill pertanian, peternakan, dan perkebunan bagi pegawai dan warga binaan, Selasa (28/10). Kegiatan ini terlaksana sebagai tindak lanjut dari perjanjian kerja sama antara Lapas Pemuda Plantungan dengan Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kendal.

Kegiatan diisi langsung oleh tim dari Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kendal yang dipimpin oleh Plt. Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan, Septiana Wulandari, bersama jajaran dan penyuluh pertanian.

Kalapas Pemuda Plantungan, Suharno menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas komitmen serta perhatian Dinas Pertanian terhadap warga binaannya.

“Walaupun kegiatan ini dilaksanakan secara sederhana, namun tidak mengurangi esensi dari program pembinaan ini. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya kami membekali warga binaan dengan keterampilan di bidang pertanian, peternakan, dan perkebunan agar mereka lebih siap dan mandiri ketika kembali ke masyarakat,” ucap Kalapas Suharno.

Plt. Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kendal, Septiana Wulandari, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memberikan wawasan dan keterampilan praktis kepada warga binaan agar mampu memanfaatkan potensi di bidang pertanian dan peternakan setelah bebas nanti.

ads

“Kami sangat mendukung program pembinaan yang dilakukan Lapas Pemuda Plantungan. Melalui kegiatan ini, kami ingin berbagi pengetahuan dan pengalaman tentang budidaya peternakan ayam dan kambing, teknik pemeliharaan hewan, serta cara mengelola pertanian dan hortikultura yang baik. Harapannya, warga binaan bisa menerapkannya secara mandiri di kemudian hari,” kata Septiana.

Ia juga menambahkan bahwa kegiatan ini tidak berhenti sampai di sini, karena tim dari Dinas Pertanian dan Pangan akan kembali melakukan pendampingan jika kandang budidaya ayam di Lapas Pemuda Plantungan telah selesai dibangun dan siap untuk memulai proses budidaya.

“Kami akan terus berkoordinasi dengan pihak Lapas. Ketika kandang ayam sudah siap, kami akan datang kembali untuk memberikan pelatihan teknis tentang proses budidaya agar hasilnya optimal,” imbuhnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan warga binaan Lapas Pemuda Plantungan memperoleh keterampilan praktis yang berguna sebagai bekal hidup setelah kembali ke masyarakat. Selain, pelatihan ini diharapkan mendukung program pembinaan kemandirian yang menjadi prioritas Direktorat Jenderal Pemasyarakatan.(dnl)