
Metro Times (Purworejo) Setelah beberapa kali tertunda, DPD Partai Golkar Kabupaten Purworejo akhirnya menggelar Musyawarah X DPD Partai Golkar Kabupaten Purworejo Tahun 2021 pada Minggu (11/4). Dalam Musda yang berlangsung di Ganesha Convention Hall Purworejo itu, tidak ada calon yang mengajukan diri kecuali Yuli Hastusti SH sehingga peserta Musda sepakat secara aklamasi memberikan kepercayaan kepada Yuli Hastuti untuk kembali menjadi ketua.
“Pemilihan dilakukan secara aklamasi. Seluruh peserta Musda secara musyawarah mufakat sepakat memberikan kepercayaan kembali kepada Ibu Yuli Hastuti SH untuk memimpin kembali DPD 5 tahun ke depan,” kata Rohman, Ketua Panitia Musda X DPD Partai Golkar Purworejo saat dikonfirmasi metrotimes.news usai acara.
Musda dibuka oleh Ketua DPD Partai Golkar Jawa Tengah, Ir Panggah Susanto MM. Dalam kesempatan itu, pihaknya menyampaikan bahwa DPD Partai Purworejo wajib bersyukur atas capaian pada Pilkada kemarin.
“Dengan demikian kita mempunyai pemimpin yang memimpin daerah-daerah di kabupaten Pekalongan, Kendal, Magelang, Kebumen, Temanggung, Karanganyar, Batang, Cilacap, Banjarnegara kemudian wakil di Kabupaten Purworejo, Purbalingga, dan Klaten kita menempatkan 9 Bupati/wali kota dan 3 wakil,” ungkapnya.
Menurutnya, Musda sempat tertunda beberapa kali karena adanya dinamika demokrasi dan organisasi. Namun, hal itu tidak berpengaruh terhadap roda organisasi karena penyelesaiannya selalu dilakukan dengan berpegang pada prinsip partai Golkar, yakni pengamal Pancasila.
“Dalam butir Pancasila kan ada musyawarah mufakat sehingga memang menekankan pada musyawarah mufakat. Itu sebabnya kita perlu waktu agar pelaksanaan musyawarah mufafakat itu betul-betul kita laksanakan di tengah dinamika demokrasi yang sangat dinamis,” tegasnya.
Sementara itu, Yuli Hastuti menyatakan siap mengemban amanah untuk melanjutkan kepemimpinan DPD Partai Golkar. Pihaknya mengaku tugas pertamanya pasca Musda yakni akan melakukan konsolidasi kelembagaan di seluruh tingkatan dan menargetkan paling lambat akhir bulan Juni mendatang semuanya sudah terselesasi.
“Selanjutnya adalah melakukan upaya strategis dalam menjaring sebanyak banyaknya kaum milenial untuk mempersiapkan regenerasi partai Golkar. Selain itu, juga mempersiaplan kader-kader terbaik partai untuk kita calonkan pada jabatan publik baik eksekutif maupun legislatif. Ditargetkan juga perolehan kursi di lembaga legislatif pada pemilu 2024 adalah sepuluh kursi, agar pada Pilkada mendatang bisa mengusung sendiri calon Bupati dan Wakil Bupati,” katanya. (dnl)





