Oplus_16908288
- iklan atas berita -

 

MetroTimes (Jakarta) — Akademisi dari Universitas Widya Kartika (UWIKA) ikut ambil bagian dalam pembahasan strategis Rancangan Undang-Undang (RUU) Satu Data Indonesia di Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia. Keterlibatan ini menegaskan peran kampus dalam mengawal arah kebijakan nasional berbasis data.

Dosen Teknik Informatika UWIKA, Agus Prayitno, hadir bersama Andry Alamsyah dalam forum Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) yang digelar oleh Badan Legislasi DPR RI. Forum tersebut menjadi ruang strategis untuk menyerap pandangan akademisi dan praktisi dalam merumuskan regulasi Satu Data Indonesia yang komprehensif.

Dalam forum itu, kontribusi akademik difokuskan pada penguatan tata kelola data nasional—mulai dari integrasi antarinstansi, peningkatan akurasi, hingga jaminan keterbukaan data publik. Masukan dari kalangan ilmuwan data dinilai krusial untuk memastikan kebijakan yang disusun tidak hanya normatif, tetapi juga implementatif.

Kehadiran UWIKA dalam agenda ini sekaligus mempertegas posisi perguruan tinggi sebagai mitra kritis pemerintah dalam proses legislasi. Kolaborasi lintas sektor, khususnya antara akademisi dan pembuat kebijakan, menjadi kunci untuk membangun ekosistem data nasional yang solid dan berdaya saing.

ads

RUU Satu Data Indonesia sendiri diharapkan menjadi fondasi utama dalam mempercepat transformasi digital nasional, sekaligus menjawab tantangan fragmentasi data yang selama ini menghambat efektivitas perencanaan dan pengambilan keputusan di tingkat pusat maupun daerah.

(nald)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini
This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.
Captcha verification failed!
Skor pengguna captcha gagal. silahkan hubungi kami!