- iklan atas berita -

METROTIMES ( AMBON  )– Semangat kebangsaan dan kecintaan terhadap nilai-nilai luhur Pancasila menggema di halaman Kantor Kejaksaan Tinggi Maluku saat seluruh jajaran mengikuti Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026, Selasa kemarin.

Upacara yang berlangsung khidmat tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Kejaksaan Tinggi Maluku, Rudy Irmawan, S.H., M.H., selaku Inspektur Upacara. Dalam kesempatan itu, Kajati membacakan amanat Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia yang menekankan pentingnya menjaga dan menghidupkan nilai-nilai Pancasila di tengah berbagai tantangan zaman.

Mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”, peringatan tahun ini menjadi pengingat bahwa Pancasila bukan sekadar dasar negara, melainkan kekuatan pemersatu yang telah menjaga keutuhan Indonesia sekaligus menjadi kontribusi nyata bangsa dalam mewujudkan perdamaian dunia.

Dalam amanat tersebut ditegaskan bahwa Pancasila adalah “bintang penuntun” yang telah membimbing perjalanan bangsa Indonesia selama puluhan tahun. Di tengah derasnya arus globalisasi, perkembangan teknologi, hingga dinamika geopolitik dunia, Pancasila tetap menjadi jangkar moral yang menjaga arah kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Upacara ini bukan hanya seremoni tahunan. Ini adalah momentum refleksi untuk memastikan bahwa nilai-nilai Pancasila tetap hidup dalam setiap tindakan dan keputusan kita sebagai anak bangsa,” demikian pesan yang disampaikan dalam amanat BPIP.

ads

Pancasila juga disebut sebagai fondasi penting dalam pelaksanaan amanat konstitusi, khususnya dalam menjaga ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial. Nilai-nilai tersebut menjadi dasar kebijakan luar negeri Indonesia yang bebas dan aktif dalam membangun stabilitas global.

Lebih jauh, amanat tersebut mengingatkan bahwa cita-cita Indonesia Raya tidak akan terwujud hanya melalui kemajuan ekonomi dan teknologi. Kemajuan bangsa harus berjalan seiring dengan penguatan karakter dan moral yang berlandaskan nilai-nilai Pancasila.

Karena itu, generasi muda sebagai pewaris masa depan bangsa diajak untuk menjadikan Pancasila sebagai living ideology atau ideologi yang hidup dalam keseharian, bukan sekadar simbol yang terpajang di dinding kantor atau tertulis dalam buku-buku sejarah.

“Jangan biarkan nilai-nilai luhur ini hanya menjadi hiasan. Mari teguhkan kembali komitmen kebangsaan kita dan tunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia adalah bangsa besar yang menjunjung tinggi religiusitas, persatuan dalam keberagaman, serta nilai-nilai kemanusiaan,” kutip Kajati Maluku saat membacakan amanat tersebut.

Suasana upacara berlangsung penuh khidmat dan sarat semangat nasionalisme. Seluruh peserta mengikuti rangkaian kegiatan dengan tertib sebagai wujud penghormatan terhadap lahirnya ideologi bangsa yang menjadi fondasi Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Menutup sambutannya, Kajati Maluku menegaskan komitmen institusi Kejaksaan untuk terus mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam setiap pelaksanaan tugas dan pengabdian kepada masyarakat.

“Selama darah Indonesia masih mengalir di tubuh kita, Pancasila akan senantiasa hidup dalam setiap denyut nadi seluruh anak bangsa di republik yang kita cintai,” tegas Rudy Irmawan.

Upacara tersebut turut dihadiri Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Maluku Datuk Rosihan Anwar, para Asisten, Koordinator, Jaksa, serta seluruh pegawai Tata Usaha Kejaksaan Tinggi Maluku.

Melalui peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 ini, Kejaksaan Tinggi Maluku kembali meneguhkan komitmennya untuk menjaga, mengamalkan, dan mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam penegakan hukum yang berkeadilan serta pelayanan kepada masyarakat demi terwujudnya Indonesia yang maju, bersatu, dan damai.( Tasya Patty )

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini
This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.
Captcha verification failed!
Skor pengguna captcha gagal. silahkan hubungi kami!