METROTIMES, TEMINABUAN – Bupati Sorong Selatan Samsudin Anggiluli SE MAP bersama Jajaran anggota tim satgas Covid-19, laksanakan kunjungan kerja ke Distrik Wayer dalam rangka penyerahan 8 SK Kepala Kampung dan sekaligus sosialisasi langsung dampak penyebaran Virus Covid-19 dengan membagikan 2000 Masker lokal buatan Pemkab Sorong Selatan kepada warga di Distrik Wayer,Senin (27/04/2020).

Pada kesempatan tersebut, Bupati Samsudin Anggiluli SE MAP, sehariannya di sapa Bapak SAM menyerahkan 8 SK Kepala Kampung terpilih sesuai hasil pemilihan kepala kampung yang telah dilakuan secara langsung di Distrik Wayer.

Adapun nama -nama Kepala Kampung terpilih sebagai berikut

1: Aser Yafle Kepala Kampung Waigo

2: Yakobus Kaisala Kepala Kampung Wayer

3: Yulian Wato Kepala Kampung Sungguer

4: Thonce Maga Kepala Kampung Boldon

5: Thomas Kambu Kepala Kampung Bagaraga

6: Otto A. Saman Kepala Kampung Wardik

7: Hendrik Bortal Kepala Kampung Sesor

8: Agustina Howay Kepala Kampung Unggi

Kepala Puskesmas Distrik Wayer, Margareta Howay dihadapan Bupati Sorsel, Samsudin Anggiluli SE MAP  melaporkan perkembangan penanggulangan Covid-19 di Distrik Wayer.

Ia mengatakan  sesuai surat edaran Gubernur Papua Barat Nomor 850/611/ 2020 tanggal 10 april 2020 tentang pembentukan tim pemantau Covit-19, bahwa perkembangan tanggap darurat di Distrik Wayer telah dilakukan amanah dan tugas dengan baik, Puskesmas melibatkan  Kodim Sorong Selatan dan menempatkan tim petugas Covid-19 di beberapa Kampung, antara lain Kampung Wehali  2 orang, Boldon  2 orang,  Sesor  2 orang, Wayer 2 0rang,  Wagio  2 orang serta kampung lainya berjumlah sebanyak 22 orang pada bulan Maret tahun 2020, juga telah dibuatkan posko di pertigaan Mata Jalan Boldon Distrik Wayer Kabupaten Sorong Selatan.

“Kami sudah melakukan sosialisasi Covid-19 di 15 Kampung di Distrik Wayer dan 1 (satu) Kampung persiapan sesuai surat edaran Bupati Sorong Selatan pada Awal bulan April 2020 dengan membentuk tim Covid-19 di masing-masing kampung”, terang Margareta Howay.

Margareta Howay, selaku Kepala Puskesmas merilis Jumlah orang tanpa gejala atau OTG dari tanggal 16 Maret 2020 sampai dengan tanggal 27 April 2020 berjumlah 101 orang dengan kasus OTG atau orang tanpa gejala.

Masing-masing kampung 46 OTG kami sudah pantau, selama 14 Hari selesai tinggal 7 orang, sedangkan untuk kampung banyak dari jumlah OTG 30 kami pantau dengan masa karantina 14 hari semuanya tuntas.

Jumlah kasus OTG, ODP dan PDP di Distrik Wayer sampai pada  hari ini sudah tuntas 88 Orang kami sudah pantau dan sampai hari ini   yang masih dalam karantina ODP berjumlah 5 orang dengan pemantauan sudah selesai .

Kepala Puskesmas Wayer Margareta Howay  dihadapan berbagai elemen masyarakat Sorong Selatan yang hadir pada acara penyerahan 8 SK  Kepala Kampung dan sekaligus Sosialisasi langsung perkembangan Covid-19 di Distrik Wayer. Ia berpesan untuk memutuskan mata rantai, kita wajib mematuhi instruksi dari pemerintah dalam hal ini kita harus menjaga jarak, menggunakan masker dan mencuci tangan pada setiap melakukan aktivitas sehari-hari, Imbaunya.

Dalam acara penyerahan 8 SK  Kepala Kampung dan sekaligus Sosialisasi Covid-19, Selain rombongan Bupati, juga dihadiri seluruh tim satgas Covid-19, Kapolres Sorong Selatan, DPRD Sorong Selatan, BAPEDA, PU dan Jajaran TNI /Polri. ( Agus Semunya/HP)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini