- iklan atas berita -

 

MetroTimes (Surabaya) – Prestasi membanggakan kembali diraih mahasiswa Universitas Widya Kartika (UWIKA) Surabaya. Cindy Hartanto atau Chen Xingdi, mahasiswi Program Studi Pendidikan Bahasa Mandarin, Fakultas Sastra dan Pendidikan Bahasa UWIKA, berhasil meraih Juara 3 dalam Lomba Pemandu Budaya Tionghoa Lokal Tingkat Universitas dalam Bahasa Mandarin.

Kompetisi tersebut mengangkat tema “Kompetisi Penjelasan Budaya Tionghoa Asli Indonesia dalam Bahasa Mandarin” atau 中文带你看印尼本土华人文化讲解大赛. Lomba ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengembangkan sekaligus menunjukkan kemampuan berbahasa Mandarin, khususnya dalam menyampaikan informasi mengenai budaya Tionghoa yang berkembang dan menjadi bagian dari kekayaan budaya Indonesia.

Cindy dinilai mampu memadukan kemampuan berbahasa Mandarin dengan keterampilan dalam menjelaskan nilai-nilai budaya. Melalui kompetisi tersebut, peserta tidak hanya dituntut menguasai bahasa Mandarin secara baik, tetapi juga memahami materi budaya yang disampaikan sehingga dapat memperkenalkannya kepada masyarakat secara menarik dan komunikatif.

Lomba pemandu budaya ini juga memiliki misi untuk memberikan ruang kepada mahasiswa dalam memperkenalkan keberagaman budaya Tionghoa lokal di Indonesia. Budaya tersebut memiliki sejarah dan karakteristik yang berkembang melalui proses akulturasi dengan lingkungan sosial dan budaya masyarakat Indonesia.

ads

Dalam kompetisi, kemampuan peserta dalam menyampaikan informasi mengenai budaya menjadi salah satu aspek penting. Penjelasan yang disampaikan dalam Bahasa Mandarin diharapkan dapat menjadi sarana untuk memperkenalkan berbagai tradisi, sejarah, nilai, serta makna budaya Tionghoa Indonesia kepada khalayak yang lebih luas.

Bagi mahasiswa Pendidikan Bahasa Mandarin, ajang tersebut sekaligus menjadi kesempatan untuk menerapkan kemampuan bahasa yang diperoleh selama proses pembelajaran di kampus ke dalam konteks yang lebih nyata.

Prestasi yang diraih Cindy Hartanto juga menunjukkan bahwa pembelajaran Bahasa Mandarin di UWIKA tidak hanya berorientasi pada kemampuan linguistik, tetapi turut memberikan ruang bagi mahasiswa untuk memahami dan memperkenalkan budaya.

Keberhasilan tersebut sekaligus memperkuat peran mahasiswa sebagai generasi muda yang dapat menjadi penghubung dalam memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia, termasuk budaya Tionghoa lokal, melalui penguasaan bahasa asing.

Dengan diraihnya Juara 3, Cindy Hartanto menambah deretan prestasi mahasiswa UWIKA sekaligus membawa nama Program Studi Pendidikan Bahasa Mandarin Fakultas Sastra dan Pendidikan Bahasa UWIKA Surabaya dalam kompetisi budaya berbahasa Mandarin tingkat universitas.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini
This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

Captcha verification failed!
Skor pengguna captcha gagal. silahkan hubungi kami!