
Metro Times (Magelang) Sebagai aparat kewilayahan, anggota Koramil 23/Magelang Utara harus menguasai wilayah binaan. Disamping itu, juga dituntut menguasai ilmu sebagai petugas pemberi materi atau sebagai pengajar.
Hal itu dikaitkan dengan status Koramil 23/Magelang Utara merupakan Koramil Model. Personel yang baru masuk ke Kodim 0705/Magelang akan menerima bekal ilmu teritorial dalan kegiatan Pemberdayaan Koramil Model.
Selain ilmu militer, dalam pembekalan juga diberikan ilmu lain seperti pertanian dan budaya. Tenaga pengajar didatangkan oleh Kodim 0705/Magelang.
Khusus untuk pengajar ilmu militer, Kodim menyiapkan personelnya sebagai pelatih atau guru pengajar.
Danramil 23/Magelang Utara Mayor Inf Joko Nugroho, menekankan kepada anggotanya agar senantiasa belajar dan berlatih agar bisa menjadi Gumil yang mumpuni.
Pelatihan secara bertahap, bertingkat dan berlanjut bagi anggota Koramil 23/Magelang Utara terus dilakukan. Pelatihan tersebut diharapkan agar semua anggota bisa menjadi pelatih atau pengajar.
“Dengan belajar kita bisa menguasai materi yang akan kita sampaikan kepada para peserta didik” ungkap Mayor Joko.
Setiap hari, sebelum ke wilayah masing-masing, anggota Koramil wajib melaksanakan latihan micro teaching dalam rangka meningkatkan kemampuan dalam penyampaian materi pelajaran untuk mendukung kegiatan pendayagunaan Koramil model.
Dalam menyampaikan materi pelajaran, Danramil dan anggota lain bertindak sebagai peserta didiknya.
“Harapan saya, seluruh Bintara harus mampu menjadi guru militer yang baik dan benar, dengan mengacu pada Cara Memberikan Instruksi (CMI) baik pelajaran teori maupun praktek” pungkas Joko. (Hbg/Arif)




