
MetroTimes (Surabaya) – DPC Partai Demokrat Kota Surabaya menutup rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 Partai Demokrat dengan menggelar kegiatan bakti sosial donor darah. Kegiatan ini menjadi wujud kepedulian partai terhadap masyarakat sekaligus memperkuat semangat pengabdian kepada bangsa dan negara.
Kepala Badan Komunikasi Strategis (Bakomstra) DPC Partai Demokrat Kota Surabaya, Indra Wahyudi, mengatakan, kegiatan donor darah tersebut merupakan bagian dari gerakan serentak Partai Demokrat di seluruh Indonesia dalam rangka memperingati usia seperempat abad partai.
Menurut Indra, antusiasme masyarakat terhadap kegiatan tersebut cukup tinggi. Dari sekitar 300 undangan yang disebarkan, tercatat kurang lebih 185 orang hadir dan berpartisipasi dalam kegiatan donor darah.
“Alhamdulillah, sekitar 185 orang hadir dari 300 undangan yang kami sebarkan. Memang ada beberapa peserta yang tidak bisa mendonorkan darah karena faktor kesehatan, seperti tekanan darah yang tidak stabil, kondisi tubuh kurang sehat, maupun belum memenuhi kriteria usia,” ujar Indra.
Ia menjelaskan, pihaknya tidak memaksakan peserta yang tidak memenuhi persyaratan medis untuk tetap mendonorkan darah. Aspek kesehatan dan keselamatan peserta tetap menjadi prioritas dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.
Meski demikian, menurutnya, tingginya antusiasme masyarakat menunjukkan bahwa kegiatan sosial yang diselenggarakan Partai Demokrat mendapat respons positif. Bahkan, sejumlah warga datang secara langsung setelah memperoleh informasi mengenai kegiatan donor darah tersebut.
“Ini membuktikan bahwa kegiatan yang dilaksanakan Partai Demokrat sangat mengena kepada masyarakat. Ada juga warga yang datang langsung karena mendapatkan informasi tentang donor darah ini. Alhamdulillah, seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar,” ungkapnya.
Demokrat Tegaskan Komitmen Bekerja untuk Rakyat
Indra menegaskan, momentum HUT ke-25 Partai Demokrat tidak hanya menjadi perayaan perjalanan organisasi, tetapi juga pengingat bagi seluruh kader untuk terus hadir dan bekerja bagi kepentingan masyarakat.
Ia berharap masyarakat Kota Surabaya terus memberikan dukungan dan doa restu agar Partai Demokrat dapat meningkatkan kontribusinya dalam menjawab kebutuhan serta aspirasi warga.
Menurut Indra, sesuai arahan Ketua Umum Partai Demokrat, seluruh kader, baik yang duduk di lembaga legislatif maupun yang berada di struktur kepengurusan tingkat bawah, harus terus menjalankan kerja-kerja politik yang berpihak kepada masyarakat.
Kader di tingkat DPR RI, DPRD Provinsi Jawa Timur, DPRD Kota Surabaya, hingga pengurus Dewan Pimpinan Anak Cabang (DPAC) dan tingkat wilayah terkecil diharapkan aktif membantu, memfasilitasi, serta menjembatani berbagai persoalan yang dihadapi warga.
“Sedapat mungkin kader harus membantu dan memfasilitasi masyarakat serta menjadi jembatan untuk menyampaikan aspirasi mereka. Itu yang menjadi tugas kami, baik kader yang duduk di kursi dewan maupun pengurus di tingkat paling bawah,” tegasnya.
Ia juga menyebut capaian elektoral dan hasil survei sebagai salah satu tolok ukur perjalanan perjuangan partai. Berdasarkan hasil survei yang diterima untuk lingkup Jawa Timur, Partai Demokrat disebut telah masuk dalam lima besar.
Meski demikian, Indra menekankan bahwa capaian tersebut harus diikuti dengan peningkatan kinerja nyata dan kebermanfaatan bagi masyarakat.
Bakomstra Perkuat Komunikasi Kinerja Kader dan Pemerintah
Sebagai Kepala Bakomstra DPC Partai Demokrat Kota Surabaya, Indra menjelaskan bahwa pihaknya terus menjalankan fungsi komunikasi strategis untuk menyampaikan berbagai capaian dan hasil kerja politik kader Partai Demokrat kepada masyarakat.
Komunikasi tersebut mencakup kinerja anggota legislatif di tingkat pusat, provinsi, maupun kota, sehingga masyarakat dapat mengetahui program, kebijakan, serta kontribusi para wakil rakyat.
Selain itu, posisi Partai Demokrat yang saat ini menjadi bagian dari pemerintahan Presiden Prabowo Subianto juga menjadi perhatian dalam kerja-kerja komunikasi partai.
Indra menyebut sejumlah kader Demokrat yang menduduki jabatan di pemerintahan, termasuk Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan.
Kinerja para kader yang berada di jajaran kementerian dan pemerintahan, menurutnya, perlu dikomunikasikan kepada masyarakat sebagai bagian dari pertanggungjawaban politik.
Namun, ia menegaskan bahwa keterlibatan Partai Demokrat dalam pemerintahan tidak berarti mengurangi peran partai dalam menyuarakan aspirasi masyarakat.
“Walaupun sekarang berada di dalam pemerintahan, sesuai amanat Mas Ketum, Demokrat tetap harus menyampaikan aspirasi masyarakat. Jadi, ketika berada di pemerintahan, kami tidak boleh melupakan tugas untuk mendengarkan dan memperjuangkan aspirasi rakyat,” jelasnya.
Ia menambahkan, komunikasi politik harus berjalan dua arah. Tidak hanya menyampaikan capaian pemerintah dan partai kepada masyarakat, tetapi juga menyerap berbagai masukan, kritik, dan kebutuhan warga untuk diteruskan kepada pihak terkait.
Rumah Aspirasi Terbuka, Demokrat Ajak Warga Bergabung
Dalam kesempatan tersebut, Indra juga mengajak masyarakat Surabaya yang memiliki aspirasi, keluhan, maupun persoalan yang membutuhkan fasilitasi agar tidak ragu menyampaikannya kepada Partai Demokrat.
DPC Partai Demokrat Kota Surabaya membuka ruang komunikasi melalui kantor DPC yang menjadi rumah aspirasi masyarakat.
Warga dapat datang langsung untuk menyampaikan persoalan yang dihadapi. Selanjutnya, aspirasi tersebut akan ditampung dan disalurkan melalui struktur partai sesuai dengan kewenangan dan kebutuhan penanganannya.
“Kami berharap masyarakat Kota Surabaya apabila ada sesuatu yang perlu disampaikan atau ada persoalan yang bisa kami jembatani, silakan datang. Rumah aspirasi yang ada di kantor DPC terbuka bagi masyarakat. Silakan menyampaikan aspirasi, nanti akan kami salurkan,” katanya.
Indra juga meminta jajaran pengurus DPAC dan kader di tingkat wilayah untuk aktif menampung aspirasi warga di lingkungannya masing-masing agar persoalan masyarakat dapat teridentifikasi dan diteruskan secara tepat.
Menurutnya, keterbukaan tersebut merupakan bagian dari upaya membangun kedekatan antara partai dan masyarakat, sekaligus memastikan bahwa keberadaan partai politik benar-benar dirasakan manfaatnya.
Menjelang Pemilu 2029, DPC Partai Demokrat Kota Surabaya juga menyatakan terbuka bagi masyarakat yang ingin bergabung dan berjuang bersama partai.
Indra menegaskan, Demokrat siap menerima kader baru yang memiliki semangat untuk berkontribusi dan memperjuangkan kepentingan masyarakat.
“Kami sangat terbuka. Masyarakat boleh datang ke rumah aspirasi, menyampaikan masukan, bahkan bergabung bersama Partai Demokrat. Kami membuka tangan bagi siapa saja yang ingin berjuang bersama-sama,” pungkasnya.
Melalui penutupan rangkaian HUT ke-25 dengan kegiatan donor darah, DPC Partai Demokrat Kota Surabaya berharap semangat kepedulian sosial, keterbukaan terhadap aspirasi, serta pengabdian kepada masyarakat dapat terus menjadi bagian dari kerja nyata partai di Kota Surabaya.
(nald)









